Breaking News

Buaya Ditangkap di Belakang Rumah Wabup

SANGATTA  – Warga Kilo Satu Kecamatan Sangatta Selatan kembali menangkap anak monster buaya Sangatta berukuran dua meter. Buaya tersebut ditangkap warga di rawa-rawa tepat di belakang rumah Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang. Pada saat ditangkap, buaya terperangkap dalam alat tangkap ikan nelayan serupa jaring. 

“Terkena perangkap buayanya. Makanya kami bisa menangkapnya,” ujar Abdullah salah seorang warga sekitar.

Usai melakukan penangkapan, buaya tersebut langsung diserahkan kepada perwakilan Taman Nasional Kutai (TNK) yang berlokasi di Jalan Assya’diah Sangatta Utara. Dengan harapan, buaya tersebut bisa dilepaskan ke habitat aslinya. Sehingga tidak mengganggu serta menjadi ancaman bagi warga. “Makanya langsung kami amankan buayanya. Takutnya dibunuh nanti sama warga. Alhamdulillah sudah aman di TNK,” katanya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Resort TNK, Mardiansyah. Dia menuturkan jika buaya ini merupakan hasil tangkapan warga secara bersama-sama. Jika dibiarkan begitu saja, warga khawatir akan mengganggu warga sekitar. “Jadi langsung kami terima. Nantinya akan kami lepaskan di TNK tepatnya sungai Sangkima kilo 20,” katanya.

Dari keterangan warga, di rawa tersebut tidak hanya ada satu buaya, akan tetapi dikabarkan tiga anakan buaya. Mulai dari ukuran 1,5 meter hingga 2 meter. Sedangkan indukannya, dipastikan tidak ada. “Katanya ada lagi buaya di sana selain yang ditangkap ini. Mudahan saja bisa ditangkap dan mudahan juga tidak ganggu warga,” harapnya.

Saat ini terdata sudah tujuh ekor buaya yang ditangani TNK. Hal ini dilakukan lantaran Kutim belum memiliki penangkaran buaya. Sehingga, TNK mengambil alih kewenangan tersebut. “Kami berharap ada penangkaran. Bisa jadi tempat wisata. Dengan begitu, Kutim akan ramai dikunjungi banyak orang,” katanya.

Sebelumnya, buaya sepanjang tiga meter lebih ditangkap di Jalan AW.Sjahrani tepatnya di Gang Simono. Buaya tersebut juga dilepaskan di TNK untuk dikembangbiakkan. (dy)

 

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button