Bontang

Pemkot Bantu Insentif Guru Swasta dan SLB

BONTANG – Tuntutan para guru SMA/SMK dan SLB  se-Bontang perihal dikembalikannya Bantuan Operasional Tuntas Berkualitas (BOSTK) dan Insentif pasca alih kelola jenjang SMA/SMK sederajat mulai menemui titik terang. Skema yang bakal ditempuh Pemkot Bontang adalah memberikan bantuan khusus ke Pemerintah Provinsi, kemudian dana tersebut bakal dihibahkan ke seluruh SMA/SMK sederajat.

Kepastian ini terungkap saat Wali Kota Neni Moerniaeni menggelar pertemuan terbatas dengan perwakilan guru SMA/SMK dan SLB, Rabu (14/6) di Rumah Jabatan Wali Kota. Dalam pertemuan tersebut Wali Kota berjanji akan berupaya semaksimal mungkin, untuk mengakomodir para guru SMA/SMK dan SLB yang terkena imbas dari alih kelola.

“Bunda prihatin dengan nasib guru SMA/SMK dan SLB yang hingga saat ini belum ada kejelasan pencairan insentif, yang menjadi haknya dari Pemprov Kaltim. Sebagai kepala daerah bunda punya tanggung jawab untuk memperjuangkan para guru dan tenaga kependidikan, atas jasa mereka bagi generasi penerus,” ujar Wali Kota.

Neni menjelaskan, Pemkot tak bisa memberikan bantuan rutin sejak diberlakukannya  UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dimana salah satu poinnya secara tegas  mengatur soal penyelenggaran pendidikan. Untuk jenjang TK, SD, dan SMP merupakan kewenangan Kabupaten/Kota, sementara jenjang SMA/SMK dan SLB merupakan kewenangan Provinsi.

“Ini yang kemudian menjadi kendala, dalam penerapannya Pemprov belum ada kesiapan, begitu juga dengan sarana dan prasarananya,” tuturnya.

Pun demikian Pemkot tak menutup mata dan telinga, solusi yang ditempuh rencananya Pemkot akan tetap memberikan bantuan. Namun, pemberiannya tak langsung ke sekolah  melainkan pemberian bantuan khusus ke Pemprov Kaltim.

“Dan Pemprov memberikan hibah dari uang bantuan Pemkot ke sekolah SMA/SMK dan SLB. Semoga sebelum lebaran sudah cair,” harapnya.

Dirinya hanya meminta agar para guru sekolah swasta SMA/SMK serta SLB di Bontang tetap semangat memberikan pendidikan untuk anak-anak Bontang. “Kasihan lah mereka para guru swasta SMA/SMK serta SLB, karena saya sudah mengalokasikan dananya untuk mereka,” ungkap Neni.

Sebelumnya diberitakan para tenaga pendidik dihantui rasa kegelisahan. Pasalnya, Bantuan Operasional Tuntas Berkualitas (BOSTK) yang diperoleh setiap tahun dan insentif  guru swasta tak lagi diterima pasca peralihan kewenangan SMA/SMK dan SLB dari Kabupaten/Kota ke Provinsi. (mga/*/nug)

 

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button