Breaking News

Cuaca Buruk Hambat Perbaikan Jalan

Perusahaan Mulai Laksanakan Komitmen

SANGATTA – Curah hujan tinggi beberapa bulan terakhir menjadi kendala utama dalam proses perbaikan jalan antar kecamatan di pedalaman Kutai Timur (Kutim). Pasalnya, beberapa jalan yang sebelumnya sudah dilakukan perbaikan, kini sebagian kondisinya rusak lagi. Penyebabnya, karena tergerus oleh banjir yang terjadi di masing-masing kecamatan, seperti di Kecamatanuara Bengkal, Long Mesangat, dan Muara Ancalong.

Dalam rapat koordinasi yang digelar, Senin (3/7) kemarin, Camat Muara Bengkal Thamrin mengatakan, di wilayahnya sebagian besar jalan desa yang rusak sudah dalam proses perbaikan. Seperti di sekitar Log Pond Desa Banua Baru, meskipun masih berupa agregat tapi jalan sudah bisa dilalui. Sementara untuk jalan di Desa Ngayau juga dalam proses perbaikan.

“Sesuai hasil rapat dengan perusahaan, mereka sudah melaksanakan komitmennya. Namun, kondisi buaca yang buruk menjadi kendala perusahaan untuk melakukan perbaikan,” jelas Thamrin.

Sementara itu, lanjut dia, kini tinggal permasalahan jalan dari simpang program TMMD TNI ke arah Batu Balai. Dari hasil pemantauan, ada tiga titik yang belum diperbaiki. Pihaknya pun sudah menyurati perusahaan terdekat untuk membantu melakukan perbaikan, namun hingga kini belum ada respon.

“Alasannya karena dekat dengan Kecamatan Batu Ampar. Selain itu, wilayahnya berada diluar area perusahaan. Karena, masuk dalam kebun masyarakat,” sebutnya.

Kondisi jalan rusak juga dilaporkan, Camat Long Mesangat Darmansyah. Dia mengatakan, untuk jalan di Desa Melan sebenarnya sudah diperbaiki perusahaan sebelum libur lebaran. Namun, karena sempat diterjang banjir, jalan yang sudah diperbaiki kini kondisinya kembali rusak parah.

“Jadi yang rusak mulai dari SP (Satuan Pemukiman) 2, Desa Melan, dan SP 3,” sebutnya.

Meskipun begitu, kata dia, untuk jalan mulai dari sekitar kanto Kecamatan Long Mesangat hingga Desa Batu Balai, kini kondisinya sudah baik dan dapat dilalui dengan mudah.

Sementara itu, dalam laporannya, Camat Muara Ancalong menerangkan, untuk perbaikan jalan dari ujung jembatan Miau hingga Jembatan Kelinjau sudah dalam proses pekerjaan. Begitu juga jalan kecamatan dari kilometer 0 hingga 6,5 juga sudah dikerjakan perusahaan. Khususnya, melakukan perbaikan jembatan yang sempat putus akibat banjir.

“Mungkin dalam dua hari ini perbaikan sudah selesai. Tergantung kondisi cuaca. Sedangkan untuk perbaikan dari kilometer 6,5 sampai kawasan perusahaan SSS sudah ditimbun agregat. Tapi, kondisi jalannya masih bergelombang,” tambahnya.

Kondisi Kecamata Muara Ancalong yang berada di hilir sungai, kata dia juga menjadi masalah lain. Sebab, saat curah hujan tinggi di wilayah hulu sungai, otomatis di Muara Ancalong juga menjadi langganan banjir. Sehingga, hal ini juga yang membuat perbaikan jalan desa dan kecamatan tidak pernah bertahan lama. (aj)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button