Bontang

SMAN 1  Gelar PLS, Diisi Sosialisai, Permainan, dan Demo Ekstrakurikuler 

BONTANG – Secara serentak Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) tingkat SMA/SMK dimulai kemarin (17/7). Beberapa sekolah mengemas kegiatan rutin ini dengan cara yang berbeda-beda. SMAN 1 (Smansa) Bontang misalnya yakni sosialisasi, permainan, dan demo ekstrakurikuler.

“PLS merupakan kegiatan menyatu dengan lingkungan sekolah,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Bontang, Titi Wurdiyanti.

Pengenalan yang diberikan kepada peserta didik baru oleh pihak sekolah meliputi visi, misi, tujuan, kewajiban siswa, larangan siswa, tata tertib, serta sarana sekolah. Selain beberapa item tersebut siswa juga diberi informasi terkait kurikulum, seragam, jam kegiatan belajar-mengajar (KBM), dan ekstrakurikuler yang ada.

Seluruh rangkaian kegiatan PLS dikelola oleh panitia yang dibentuk dari dewan guru, sedangkan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bertugas membantu jalannya acara. Disamping itu OSIS juga mempunyai peran apabila terjadi kejenuhan peserta didik baru di tengah-tengah acara.

“OSIS memberikan selingan melalui permainan yang sudah mereka rancang,” tambahnya.

Hari ini (18/7), Smansa akan menggelar demo ekstrakurikuler yang masuk dalam susunan acara PLS. Kegiatan tersebut sebagai ajang promosi bagi wadah ekstrakurikuler untuk menarik peminat peserta didik baru.

“Peserta didik baru akan memilih satu ekstrakurikuler wajib yakni pendidikan kepramukaan, dan satu pilihan dari 21 ekstrakurikuler yang ada,” terangnya.

Mengenai peraturan sekolah, Smansa mengadakan buku tatib yang harus ditandatangani oleh orang tua peserta didik baru diatas materai. Peraturan tersebut wajib ditaati selama menjadi siswa Smansa.

“Sistemnya yaitu pemberian poin, nantinya ada sanksi yang diberikan sesuai dengan range poinnya. Poin tersebut secara otomatis akan berkurang jikalau siswa memperoleh prestasi di bidang non-akademik, disamping menerima hadiah berupa uang pembinaan ,” ungkapnya.

Saat hari pertama pelaksanaan PLS, awak media Bontang Post juga memberikan pengarahan terkait program Zetizen Journalism. Tujuan dari arahan tersebut agar membuka mata para peserta didik baru yang memiliki kerinduan menuangkan inspirasinya melalui media jurnalistik. (*/ak)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button