• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

188 WNI di Kapal World Dream Bakal Dievakuasi ke Pulau Tak Berpenghuni

by M Zulfikar Akbar
25 Februari 2020, 13:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Menko Pmk Muhadjir Effendi Dery Ridwansah 4 640x480

Menko PMK Muhadjir Effendy Estimasi pemindahan boat to boat akan dilakukan pada tanggal 26 Februari jam 10.00 WIB di Selat Durian dan akan tiba di Pulau Sebaru Kecil 28 Februari sekitar pukul 09.00 WIB. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah akan segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia 188 (WNI) yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) World Dream. Mereka akan ditempatkan ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Ratusan WNI itu saat ini masih berada di kapal pesiar yang ditolak bersandar di manapun. Kapal itu kini berada di perairan internasional dekat Bintan, Indonesia.

Para WNI akan segera dijemput menyusul dihentikannya pengoperasian kapal tersebut akibat wabah virus COVID-19. Mereka akan lebih dulu akan diobservasi Pulau Sebaru Kecil yang terletak di gugus Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pulau itu adalah pulau kosong, aman, pulau yang tidak berpenghuni dan memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk observasi selama beberapa hari.

Selepas menghadap dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy langsung mengadakan Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Kantor Menko PMK. Dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto serta perwakilan dari kementerian/lembaga lainnya.

Baca Juga:  Tambah 1 Pasien Positif, Ini Riwayat Perjalanan BTG 5

Para WNI akan dijemput menggunakan KRI dr. Suharso yang sudah menuju ke laut sekitar wilayah Riau untuk nanti kemudian dipindahkan. Mereka akan diobservasi sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh WHO.

Metode evakuasi 188 ABK dilakukan secara transfer (boat to boat) dari Kapal World Dream ke Kapal Rumah Sakit dr. Soeharso milik TNI.

“Estimasi pemindahan boat to boat akan dilakukan pada tanggal 26 Februari jam 10.00 WIB di Selat Durian dan akan tiba di Pulau Sebaru Kecil 28 Februari sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Muhadjir Effendy saat memberi keterangan pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Menurut Muhadjir, observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, akan dilaksanakan selama 14 hari sejak kedatangan di pulau tersebut. Prosedur yang sama dilakukan saat observasi WNI dari Wuhan, Tiongkok, di Pulau Natuna, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Perpres PPK Terbit, Sekolah Lima Hari Tak Wajib

Tim gabungan yang sudah berpengalaman dan terlatih melakukan observasi di Natuna akan ditugaskan kembali untuk menangani ini. Dipilihnya Pulau Sebaru Kecil, selain karena pulau tersebut tak berpenghuni juga sempat menjadi tempat rehabilitasi narkoba.

“Dulunya pulau ini adalah tempat rehabilitasi narkoba. Fasilitasnya lengkap, ada AC-nya juga sama seperti waktu observasi di Natuna dan kita akan pastikan mereka nyaman,” kata Muhadjir.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menambahkan, pemerintah akan fokus mengevakuasi WNI di kapal pesiar World Dream terlebih dahulu karena risikonya paling kecil.

Terawan secara tegas menyatakan, 188 WNI ABK yang akan dievakuasi dari kapal World Dream dalam keadaan sehat dan sudah mengantongi sertifikat sehat dari Hongkong dan jaminan sehat dari pihak Kapal World Dream.

“Kita baru konsentrasi semua untuk World Dream karena itu yang sudah paling dekat dengan kita. Arahan Presiden semua harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian. Beberapa skenario juga sudah kita siapkan, semoga semua bisa berjalan dengan baik,”  jelas Terawan.

Baca Juga:  Tak Sangka Jadi Heboh, Begini Sesal Tersangka Penyebar Hoaks Korona

Diketahui, sebelumnya pada Kamis 20 Februari 2020, Kepala BNPB Doni Monardo mengaku sudah meninjau Kapal dr. Soeharso di Surabaya, Jawa Timur. Ia juga menugaskan, BNPB siap mendukung opsi pemulangan WNI baik melalui laut maupun udara.

“Sesuai keputusan yang dipilih Presiden Joko Widodo,” jelas Doni.

Doni melihat detil seluruh bagian kelengkapan sarana dan prasarana kapal. Dalam beberapa kesempatan tertentu Doni juga melemparkan pertanyaan kepada kepada kru kapal yang bertugas dari TNI AL Koarmada II untuk memastikan seluruh fasilitas dan kelengkapan telah siap dan dapat ditugaskan sebagaimana mestinya.

Dari bagian hanggar kapal di dek C luar, Doni memeriksa puluhan vellbed (kasur lipat) yang telah disiagakan. Ruang Unit Gawat Darurat, ruang ICU, ruang post operasi (RR), ruang bedah, ruang poliklinik, ruang Penunjang Klinik dan dua ruang perawatan. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: coronavirusmenko pmkmuhadjir effendyvirus koronawni
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Demi Piala Dunia U-20, Timnas U-19 Rencanakan TC ke Eropa

Next Post

Satu Rumah di Gunung Telihan Hangus

Related Posts

205 WNI Terancam Hukuman Mati di Negara Orang
Internasional

205 WNI Terancam Hukuman Mati di Negara Orang

23 Maret 2022, 17:00
Masyarakat Diimbau Ikuti Protokol Kesehatan saat Salat Iduladha
Nasional

Masyarakat Diimbau Ikuti Protokol Kesehatan saat Salat Iduladha

10 Juli 2020, 09:00
69 Orang Tunggu Hasil Swab, BTG 10 Tidak Isolasi Mandiri
Nasional

Kemendag Diminta Seragamkan Harga Alat Tes Swab

7 Juni 2020, 12:00
Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri ke Desember
Nasional

Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Lebaran tanpa Cuti Bersama

21 Mei 2020, 11:00
Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam
Internasional

Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam

11 Mei 2020, 11:30
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.