Breaking News

Gaplek Singkong Kembali Dilirik, Kutim Siapkan 500 Petani dan 400 Hektar Kebun  

SANGATTA – Usai tapioka, gaplek singkong olahan Kutim kembali dilirik PT Indofood. Mereka siap membeli kepada petani berapapun yang dihasilkan.

Tentu saja kesempatan ini tidak disia-siakan. Melalui Dinas Ketahanan Pangan (KP) Kutim, pemerintah langsung mengaminkan tawaran tersebut.

Kali ini Kecamatan Teluk Pandan yang mendapatkan jatah. Teluk Pandan di mandatkan sebagai kecamatan yang akan memproduksi singkong untuk pembuatan gaplek. Pasalnya, respon petani di sana sangat tinggi.

Buktinya, yang sebelumnya hanya sekira 370 petani yang siap kelola, kini meningkat menjadi 516 orang. Lahannya pun ikut bertambah. Semula 328,5 hektar, kini menjadi 407,6 hektar.

Alhamdulillah, dari hasil rapat perdana dengan petani di Teluk Pandan, Dinas Pertanian serta Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), siap mengelola gaplek untuk dijual kepada Indofood,” ujar Kadis KP, Hormanyah.

Kendala saat ini siapa yang menggarap belum ditentukan. Sebab petani tak mampu secara manual membuat gaplek. Perlu peralatan canggih untuk pengelolaannya. Mulai dari alat cencang, pengering dan wadah menjemur. Petani hanya mampu menyediakan singkong segar di tempat.

“Kemungkinan Perusda yang kelola. Harapan kami juga demikian. Jika hal ini sudah disepakati, kemungkinan paling lambat pada Bulan Oktober  atau November sudah tanam,” katanya.

Hanya saja, jika belum menemui solusi maka dirinya secara pribadi siap mengambil alih kesempatan emas tersebut. Semua dilakukan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan  Kutim.

“Kemungkinan Perusda yang garap. Karena Indofood juga sudah siap. Kalau tidak, saya juga siap yang kelola gaplek ini,” katanya.  (dy)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button