Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Alhamdulillah.. Pasukan Kuning Bakal Masuk BPJS Ketenagakerjaan

PANGKALPINANG – Awal tahun 2017 nampaknya menjadi kebahagian tersendiri bagi honorer petugas kebersihan di lingkungan Dinas Kebersihan Kota Pangkalpinang. Pasalnya, Pemkot Pangkalpinang berencana mengusulkan petugas kebersihan atau yang dikenal pasukan kuning untuk masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Pelaksana tugas Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengatakan, hal ini sebagai ucapan terima kasih kepada pasukan kuning yang telah berjasa dalam membersihkan Kota Pangkalpinang.

“Insya Allah tahun 2017 ini, kita masukkan mereka (Pasukan Kuning-red) ke BPJS. Caranya nanti kita naikkan honor mereka, nah kenaikan itu untuk membayar BPJS,” ujar Sopian kepada Babel Pos, Minggu (1/1) kemarin.

Akan tetapi, dikatakan Sopian, kenaikan honor tersebut hanya untuk menutupi iuran BPJS. Sehingga para pasukan kuning tidak mengeluarkan uang kembali untuk iuran BPJS.

“Jadi doakan saja, selaku Plt Walikota, saya akan memperjuangkan pelayanan kesehatan pasukan kuning, karena memang sudah selayaknya kesehatan mereka kita lindungi,” katanya.

Seperti diketahui, lanjut Mantan Camat Rangkui ini, awal tahun 2017 ini dinas kebersihan akan dihilangkan dan menjadi bagian dari Dinas Lingkungan Hidup. Akan tetapi, meski berganti nama namun tenaga pasukan kuning tetap akan dibutuhkan.

“Jadi pesan saya, walaupun kita hanya tukang sapu, tapi kita harus kerja ikhlas. Tentunya kalau kita ikhlas, berkah yang kita dapatkan insya Allah lebih dari pejabat-pejabat tinggi yang ada di Kota Pangkalpinang ini,” imbuhnya.

Senada dengan Sopian, Kepala Dinas Kebersihan Kota Pangkalpinang, Drs Iwansyah mengakui bahwa rencana ini sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. Bahkan pihaknya sudah menganggarkan anggaran untuk pembayaran iuran BPJS pasukan kuning.

“Anggaran yang kita siapkan Rp38 ribu per orang. Hanya saja, kita tak bisa melaksanakannya karena terbentur dengan aturan dan regulasinya, yang mana iurannya itu tidak boleh mutlak dari pemerintah. Tapi insya Allah tahun ini kita sudah punya strategi baru untuk melaksanakannya,” kata Iwansyah.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button