Bontang

Lokasi ‘Kumuh’ di Beberapa Titik di Kota Taman, Diubah Jadi Taman Mural 

 

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama siswa-siswi SMPN 1 dan SMPN 3 Bontang usai menata tempat sampah di pinggir Jalan Beringin, Kelurahan Tanjung Laut beberapa waktu lalu. Rabu (11/1) kemarin kembali melakukan perubahan ‘wajah’ dengan membuat taman mural.

Memanfaatkan dinding yang masih polos, para pelajar dari kedua Sekolah Adiwiyata itu, sejak pagi hingga sore hari  berhasil ‘menyulap’ lokasi tersebut. Menjadi lebih berwarna dengan lukisan-lukisan berisikan tema tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Kadis Lingkungan Hidup, Agus Amir didampingi Kabid Kebersihan Sabransyah menuturkan, hal ini dilakukan dalam rangka mencoba memberikan pembelajaran kepada masyarakat. Terkait pola pembuangan sampah yang benar, sekaligus menanamkan kecintaan di tengah-tengah masyarakat terhadap lingkungannya.

“Intinya kita ingin mengubah secara perlahan pada lokasi ini, yang sebelumnya terlihat kumuh menjadi lingkungan yang lebih layak lagi. Saya yakin masyarakat juga pasti butuh lingkungan yang sehat,” ujarnya kepada Bontang Post.

Tidak hanya di lokasi ini saja, penataan pembuangan sampah ini juga dilakukan di lima titik lainnya. Diantaranya di daerah Lengkol, Jalan KS Tubun, lembah, sekitar perempatan SD Tanjung Laut, dan wilayah Kelurahan Guntung. Kata Agus, ke depan titik-titik ini akan terus ditambah. Apalagi adanya respon yang positif dari masyarakat, tentu ini akan sangat membantu pihaknya dalam melakukan penataan.

“Hal seperti ini butuh gerakan bersama. Tidak bisa DLH sendiri yang bekerja. Butuh partisipasi masyarakat juga,” terangnya.

Sebagai alternatif lain, usai dilakukan penataan ini kata Agus, masyarakat akan diarahkan untuk membuang sampah melalui becak motor yang digerakkan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Sekaligus bertujuan menghidupkan lagi KSM di setiap kelurahan, sehingga pemilahan dan pemanfaatan sampah di kota bisa berjalan maksimal.

“Harapan kami, semoga bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam hal pengelolaan lingkungan. Memang tidak bisa instan, butuh kesabaran agar bisa berjalan baik,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pun turut hadir meninjau langsung kegiatan tersebut. Dalam kunjungannya, dirinya turut mengucapkan terima kasih kepada para pelajar SMPN 1 dan SMPN 3 Bontang, yang berpartisipasi mempercantik kota dengan karya lukisan mereka.

“Bantu Bunda ya menjaga kota ini,” pesannya kepada para pelajar sembari menyalami mereka.

Ke depan Neni berharap, taman mural ini bisa dibuat di berbagai titik di Bontang. Tidak hanya berupa lukisan kartun yang mendidik saja, tetapi juga lukisan yang bernuansa Islami seperti kaligrafi. (bbg)

Tags

Related Articles

Back to top button