Olahraga

Bontang Siap Backup Kutim di Porprov 2018

BONTANG – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VI/2018 bakal digelar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Sebagai bentuk keseriusan, tahun ini uang sebesar Rp 234,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim digelontorkan untuk pembangunan 11 venue olahraga. Ditambah anggaran Rp 12 miliar dari Pemprov Kaltim.

Dengan menggunakan skema multi-years contract (MYC), pemerintah setempat pun berpacu dengan deadline penyelesaian venue. Pasalnya, venue yang ada saat ini dirasa kurang memadai. Hanya Stadion Kudungga Sangatta saja yang siap. Sisanya, masih dalam tahap pembangunan dan perbaikan.

Jika sampai batas waktu tidak mampu menyelesaikan venue, tidak menutup kemungkinan sebagian cabang olahraga (cabor) akan digelar di luar Kutim. Alternatif terdekat tentu saja Bontang. Sebagai tetangga, Kota Taman memiliki venue melimpah peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII/2008 Kaltim, dan pernah dipakai untuk gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV/2010 serta Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porpprov) XIII/2014 Kaltim-Kaltara, serta berbagai event seperti kejuaraan provinsi (kejurprov).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengaku siap, jika Bontang ditunjuk untuk membantu memfasilitasi venue Porprov. “Kalau Bontang ditunjuk untuk membantu memfasilitas venue, tentu siap. Bontang memiliki banyak venue olahraga. Di sisi lain, faktor penunjang lain seperti penginapan dan restoran juga banyak,” katanya, Jumat (13/1) kemarin.

Dia menyebut, beberapa venue Bontang memiliki standar nasional. “Kami punya stadion dan gedung olahraga, baik punya pemerintah maupun perusahaan. Selama dikomunikasikan dengan baik, semuanya bisa digunakan,” jelasnya.

Di satu sisi, kata Bambang, jika sebagian cabor digelar di Bontang, akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat Bontang sendiri.

“Tentunya kami sangat bangga jika diminta untuk membantu menyukseskan Porprov. Selain itu, dampaknya sangat positif bagi Bontang sendiri. Di mana, geliat ekonomi mayarakat akan terasa karena banyak tamu yang datang dan pastinya berbelanja di Bontang. Kemudian, hotel, restoran, hingga kegiatan ekonomi kreatif lainnya akan berjalan. Dengan demikian, akan menambah income bagi daerah,” katanya.

Sebelumnya, ketua KONI Kutim, Johansyah Ibrahim mengatakan, pihaknya optimistis menggelar Porprov. “Anggaran venue itu sudah disetujui Pemkab Kutim dan Pemprov Kaltim, sekarang tinggal menunggu proses pembangunan venue saja lagi. Insya Allah, Porprov Kaltim 2018 bisa kami laksanakan,” kata Johansyah.

Rencananya, kata dia, pembangunan seluruh venue akan dipusatkan di Kawasan Olahraga Kudungga Sangatta. “Menginggat anggaran proyek tersebut yang mencapai miliaran, tetap pada perencanaan awal, multiyears,” tegas pria yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kutim ini.

Ketua KONI Bontang, H Aminullah di sebuah kesempatan mengutarakan, Bontang memiliki venue olahraga yang representatif dan berskala nasional. Dengan jarak tempuh Bontang-Sangatta sekira 1 jam, tidak masalah jika sebagian cabor atau penginapan dipusatkan di Bontang. Apalagi, KONI Bontang siap mendukung penuh pelaksanaan Porprov di Kutim.

“Apapun kekurangan yang ada dalam pelaksanaan Porprov di Kutim, akan ditutupi oleh Bontang. Prinsipnya, yang tidak memungkinkan diadakan di Sangatta, kami sudah siap,” tegas H Emil, sapaan akrab H Aminullah.

Tak hanya itu, menurutnya, hotel atau penginapan di Kutim hanya mampu menampung dua daerah saja. Untuk itu, Bontang pun siap menampung para atlet, ofisial, dan delegasi yang akan berlaga di Porprov Kaltim 2018 mendatang di Kutim. “Alternatifnya ya hanya di Bontang,” katanya.

H Emil melanjutkan, keputusan untuk meminjam venue di Bontang atau tidak, akan diputuskan pada Juni mendatang. Sebab, beberapa venue yang dibangun di Kutim pun akan selesai di periode tersebut. Dirinya pun mengapresiasi upaya Pemkab Kutim dan KONI setempat yang terus berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik. (gun)

 

Tags

Related Articles

Back to top button