Breaking News

BREAKING NEWS: Perampok Bercadar Satroni Warung di Bengalon, Begini Perlakuannya ke Korban…

SANGATTA – Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sabtu (28/1) kemarin. Sebuah warung bernama Jaya Makmur di Simpang Perdau RT 05 Desa Sepaso Selatan Kecamatan Bengalon, sekira pukul 02.30 Wita disatroni perampok bercadar.

Dalam aksinya, pelaku yang diduga berjumlah tiga orang tersebut berhasil menggasak uang, perhiasan serta barang elektronik yang nilainya ditaksir sekira Rp 60 juta. Tak hanya itu, pemilik warung Joyo (61) beserta istrinya Supia (55) dan anaknya Ramlah (19) juga disekap pelaku dengan mengikat kaki dan tangan serta mulut ditutupi lakban.

Informasi yang dihimpun Radar Kutim, kejadian berawal saat Joyo dan istrinya tengah terlelap tidur di kamarnya. Tiba-tiba, sekitar pukul 02.30 wita 3 orang laki-laki menggunakan penutup wajah masuk ke kamar korban. Diduga pelaku masuk melalui pintu belakang bangunan dengan cara merusak kunci.

Saat berada di kamar yang dalam keadaan gelap, pelaku langsung mengancam kedua korban dengan senjata tajam untuk tak berteriak. Korban yang tak berkutik kemudian disekap dan diikat pelaku dengan menggunakan tali tambang warna hitam serta mulut ditutupi lakban.

Usai melumpuhkan, perhiasan emas yang dipakai istri korban langsung dilucuti pelaku. Pelaku juga membongkar lemari korban untuk mencari barang berharga lainnya.

Hasilnya tas merk okley warna coklat yang berisi perhiasan emas dan uang sebesar Rp 12 juta langsung diambil pelaku. Selain itu, uang yang tersimpan di atas lemari dan dalam laci lemari senilai Rp 1,3 juta juga ikut dibawa pelaku.

Sementara itu, pelaku lainnya manyisir kamar tempat korban Ramlah tengah tertidur. Korban pun ikut disekap sembari diancam pelaku menggunakan parang agar tidak berteriak.

Selanjutnya pelaku mengambil handphone (HP) merk Samsung J1 mini dan Samsung galaksi C yang tersimpan di atas lemari. Selain itu  uang sebesar Rp 700 ribu yang tersimpan di dalam tas milik korban juga ikut digasak pelaku.

Tak puas dengan hasil jarahannya, pelaku kembali beralih ke ruang depan warung dan membuka laci meja. Di dalamnya, pelaku menemukan HP Merk Oppo R1001 warna hitam, Hp Nokia 108 warna hitam merah, dan  jam merk Alba warna kuning emas.

Setelah merasa cukup, pelaku langsung melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Sementara itu, korban baru bisa lepas dari sekapan setelah mendapat pertolongan warga pagi harinya. Kemudian kasus tersebut pun langsung dilaporkan ke Kepolisian Sektor Bengalon.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengaku, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun sudah dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut. “Untuk sementara masih pendalaman di TKP. Korban dan saksi-saksi sudah kita mintai keterangan. Dugaan sementara pelaku berjumlah tiga orang. Sedangkan korban, tidak mengalami tindakan kekerasan dari pelaku,” jelas Rino dihubungi melalui akun media sosial WhatsApp, Sabtu (28/1) kemarin. (aj)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button