Jalan Alternatif Kendal-Semarang Longsor

KENDAL – Hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Kendal dalam satu pekan ini menyebabkan terjadinya longsor di dua titik di Jalan Alternatif Kendal-Semarang, tepatnya di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Titik pertama longsor berada tak jauh dari bekas Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan. Longsor di tempat tersebut menyebabkan talud beton jalan sepanjang sekitar 20 meter roboh. Sedangkan longsor pada titik kedua, setengah kilometer terjadi tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA) Sampah Darupono. Yakni, tanah berada di bawah jalan beton berlubang sepanjang dua meter.

Keberadaan longsor di dua titik itu membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas. Untuk mengantisipasi kecelakaan, warga setempat membuat batas berupa tong, sehingga jalan hanya dilalui satu arah dengan memberlakukan sistem buka tutup jalan untuk memperlancar arus kendaraan.

Warga Darupono, Zamroni (36), mengatakan, longsor jalan hingga mengakibatkan talud beton roboh terjadi sudah ada satu pekan. Jalan longsor juga terjadi di titik lain di jalan alternatif ini. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kendal yang menyebabkan jalan longsor di dua titik di jalan ini terjadi. Longsor jalan pertama tak jauh dari bekas Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan dan longsoran jalan kedua sebelum TPA Sampah Darupono.

“Kalau longsor jalan hingga sebabkan talud jalan ini ambruk, karena tanah di sini bergerak. Sedang longsor jalan di dekat TPA Sampah Darupono tanah di bawah jalan beton tersebut tergerus dan jalan beton nampak mengambang sejauh tiga meter. Jalur ini banyak dilewati bus dan truk-truk besar dan sangat membahayakan, jadi kami lakukan beri tanda tong dengan memberlakukan sistem buka tutup jalan,” kata dia,

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept