Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Kaltim

Kasus Keributan Dewan Dalam Penyelidikan, BK Sebut Tak Ada Ancaman Pistol

BALIKPAPAN  – Ribu-ribut antara Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh dan Anggota Komisi II Andi Walinono terus bergulir. Baik pihak kepolisian maupun Badan Kehormatan (BK) DPRD sama-sama mengaku tengah melakukan penyelidikan.

Ketua BK, Aminuddin, yang ditemui Senin (13/02) kemarin, menyampaikan dalam proses penyelidikan, tidak benar yang disampaikan Andi Walinono. Terkait adanya ancaman menggunakan senjata api berupa pistol. Aminuddin sudah memastikannya dengan mengorek keterangan dari saksi-saksi yang saat itu ada di ruang ketua dewan.

“Tidak benar ada ancaman dengan pistol. Saksi-saksi yang kami tanya mengungkapkan itu semua. Tidak ada pencabutan pistol apalagi penodongan. Dua anggota BK yang ada di tempat keributan memastikan itu yakni Ibu Sri Hana dan Bapak Gazali,” terang anggota Komis II itu.

Aminuddin menginginkan, persoalan tersebut tidak berkembang terlalu liar dan besar. Karena DPRD merupakan lembaga terhormat dan jangan sampai namanya rusak karena keributan itu. Dirinya mengatakan, yang selama ini beredar di media khususnya pernyataan Andi Walinono tidak berdasar. “Ini yang kami keberatan. Jangan sampai ada penafsiran yang salah dari masyarakat terhadap lembaga ini,” sambung Aminuddin.

Hingga Senin kemarin, BK menyebut belum memanggil secara resmi kedua belah pihak yang terlibat keributan. Sementara itu, penyelidikan BK masih berkutat pada keterangan saksi. “Kami akan panggil Bapak Abdulloh dan Andi Walinono, minggu depan. Untuk klarifikasi hasil penyelidikan kami. Dan menurut kami saudara AW (Andi Walinono) sudah terlalu jauh memberikan penafsiran,” ucapnya.

Terkait pelaporan yang dilakukan Abdulloh, Aminuddin menyebut, hal itu merupakan hak pribadi ketua dewan. BK hanya akan melakukan upaya bagaimana menyikapi pelanggaran kode etik terhadap anggota dewan.

“Jadi di Pasal 26 kode etik DPRD Balikpapan, ada sanksi mulai dari teguran lisan, tulisan hingga rekomendasi dari BK pada fraksi untuk melakukan investigasi dan mencabut yang bersangkutan dari perangkat dewan,” ujarnya. Namun, dia enggan menyebut sanksi apa yang bakal dijatuhkan, baik kepada Abdulloh maupun Andi Walinono.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button