Infrastruktur Jalan Jadi Momok, Program Transportasi Massal, Kaltim Tak Kebagian Bus

 

SAMARINDA – Jumlah kendaraan di Benua Etam terus meningkat. Semakin hari, hampir seluruh ruas jalan disesaki kendaraan bermotor. Agar tak terjebak dalam kemacetan, transportasi massal menjadi salah satu solusinya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong mengatakan, grand desaign transportasi di daerah ini wajib berkaca pada kota-kota besar lain.

“Sebenarnya ini menjadi kewenangan Dishub di masing-masing kabuparten/kota. Kami hanya mengawasi,” ucapnya, Selasa (14/2).

Dia menyebut, bila ingin menerapkan moda transportasi umum berupa bus, tidaklah cocok di Kaltim. Sebab, sebagian besar badan jalan tidaklah memadai. Sementara, melebarkan jalan pun saat ini bukan perkara mudah.

Padahal, kata dia, pada tahun lalu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan 1.000 unit bus. Armada ini telah dibagi-bagikan untuk beberapa daerah yang membutuhkan. Namun, tak satu pun terparkir di Kaltim karena infrastruktur penunjang tidak memadai. Dia menjelaskan, upaya awal yang bisa dilakukan Dishub saat ini adalah menerapkan rekayasa jalan pengurai kemacetan.

Mulai dari bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mengatur jam berangkat anak sekolah, hingga pembatasan ganjil dan genap seperti di DKI Jakarta.

“Namun, kami masih melihat lebih lanjut untuk penerapannya. Supaya pemilihan waktunya nanti tepat,” kata dia. Meski demikian, ucap Salman, hal terpenting adalah mengubah pola pikir masyarakat.

Dia mengatakan, saat ini Pemprov Kaltim telah menyediakan transportasi umum berupa bus. Khusus rute antarkota dalam provinsi. Akan tetapi, armadanya tak dilirik. Sebab, menurutnya, masyarakat menginginkan yang praktis dan nyaman. Sehingga lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi.

Salman pun tak sepenuhnya menyalahkan masyarakat.

Menurutnya, semua pihak memang harus berubah. Termasuk para pengusaha angkutan darat, juga berbenah. “Selain meningkatkan pelayanan. Pengusaha ini juga harus terbuka pola pikirnya,” ujarnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept