Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Olahraga

Persiapan Atlet Tuan Rumah Menatap Porprov 2018: Perpani  

 

Semangat di Tengah Keterbatasan, Siap Gelar Pra Porprov

Meskipun fasilitas tempat latihan di venue Cabang Olahraga (Cabor) panahan di Kutim masih jauh dari mumpuni, namun hal tersebut tak menyurutkan semangat para atlet. Mereka tetap berlatih dengan semangat untuk mengharumkan nama Kutim di ajang Porprov mendatang.

Herdi Jaffar, SANGATTA

Kumandang azan zuhur baru saja tandas. Puluhan atlet panahan yang berteduh di bawah tenda berwarna biru segera menyiapkan berbagai alat untuk kembali berlatih. Di bawah tenda yang dipasang seadanya itu, mereka sedang berteduh dari sengatan terik matahari.

Venue yang terletak di kawasan Stadion Kudungga, Sangatta Utara itu memang belum rampung pembangunannya. Gedung yang seharusnya digunakan untuk para atlet baru dindingnya saja yang berdiri. Di depan gedung separuh jadi itu, terhampar lahan lapang, diujungnya berdiri sekira 6 bantalan sasaran.  Tak jauh dari situ para atlet berbaris. Satu persatu mereka menarik tali busur dan melepaskan anak panah ke arah bantalan yang berjarak sekira 30 meter.

Nelman, Ketum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kutim  mengatakan semangat para atlet panahan Kutim tak pernah surut. Kendati saat ini fasilitas masih seadanya.

“Kalau fasilitas gedung memang belum rampung. Gedung ini dibangun menggunakan dana bantuan keuangan Provinsi Kaltim. Rencananya tahun ini dilanjutkan dengan dana APBD,” tutur Nelman, ditemui Rabu (15/2) kemarin.

Selain fasilitas venue, yang masih minim dari kebutuhan atlet saat ini adalah busur atau bow jenis compound dan recurve. Saat ini Perpani baru memiliki satu jenis busur compound, padahal kebutuhannya minimal tim memiliki enam busur di masing-masing nomor. Sementara untuk kelas tradisional dan standar tidak ada masalah.

“Peluang kami besar di dua nomor itu. Memang harganya sangat mahal. Bisa sampai Rp 60 juta satu busur. Tapi kami akan tetap coba untuk bisa dapat. Bisa minta bantuan lewat Dispora atau lewat KONI. Kalau tidak berhasil, ya paling pahit bisa sewa,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button