Bupati: Jangan Sekadar UPT

 

Bisa Tak Berjalan Jika Anggaran Nihil

SANGATTA – Pemkab Kutim membentuk puluhan Unit Pelaksana Teknis di tahun ini, ditotal dengan jumlah UPT sebelumnya, totalnya kini mencapai 196 unit. Salah satu konsekuensi dari pembentukan adalah penyediaan anggaran . Tanpa ditopang anggaran, kehadiran UPT dikhawatirkan sekadar formalitas.

Hal ini diakui Bupati Kutim Ismunandar saat memberikan sambutan di acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Kutim, di Gedung Serba Guna Kawasan Bukit Pelangi, Selasa (16/2) kemarin. Sebanyak 236 pejabat yang dilantik bupati, termasuk puluhan kepala UPT.

Ismunandar mengatakan, alasan pembentukan UPT ini dimaksudkan untuk mempercepat pelayanan. Pasalnya, UPT merupakan penghubung langsung antara masyarakat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Salah satu contoh adalah pembentukan UPT PU yang bertugas untuk memperbaiki jalan rusak yang bersifat insidentil.

“Kalau ada jalan rusak, langsung ada penanganan cepat. Itulah fungsi UPT,” katanya.

“UPT ini yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bisa dibilang petugas UPT itu perpanjangan tangan langsung Bupati dan Wakil Bupati,” sambung Ismu.

Di sisi lain, pembentukan UPT ini juga untuk memberikan ‘posisi’ kepada pegawai esselon III yang jabatan sebelumnya diambilalih provinsi.

“Memang banyak yang hilang, makanya kami perbanyak unit kerja dan unit pelayanan. Supaya semua terakoomodir, jadi mereka masih dapat tunjangan,” akunya.

Salah satu kendala yang dianggap dapat menghambat kinerja UPT adalah persoalan anggaran. Itu sebabnya Bupati meminta Sekretaris Pemkab Irawansyah yang juga sebagai Ketua Panitia Anggaran mengalokasikan dana bagi UPT.

“Kalau ada yang dananya belum tersedia bisa dimodali Pak Sekda. Jangan sampai hanya sekadar UPT-UPT-an saja. Hanya untuk menampung tapi dibiarkan. Harus benar-benar berfungsi,” tegas Bupati.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept