Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Bontang

Bontang City Mall Siap Dibangun di Tanjung Laut, Ditarget Usai Lebaran

Penghapusan Aset Tunggu Bukti Kepemilikan Pemkot

BONTANG – Bontang City Mall (BCM) siap dibangun di wilayah Tanjung Laut. Pembangunan fisik rencananya dimulai usai Hari Raya Idul Fitri 2017. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni setelah pertemuan dengan kontraktor  PT Anggarakasa Lukeswara di Rumah Jabatan (Rujab), Kamis (16/2). Hanya saja, proses penghapusan aset Pemkot Bontang masih menunggu bukti kepemilikan aset untuk mendapat persetujuan DPRD Bontang.

“Kabar gembira ini didapat setelah mendengar laporan dari investor yang menghadap Bunda. Semoga dengan adanya Bontang City Mall ini ekonomi kerakyatan warga Bontang akan semakin meningkat,” ujarnya dalam salah satu postingannya di akun media sosialnya.

Terpisah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bontang Amiluddin didampingi Kabid Aset Tasroni serta Kasubid Penilaian Aset Dedi Haryanto mengatakan, soal penghapusan aset, pihaknya masih menunggu DPRD Bontang. “Sebenarnya, dewan sudah memanggil kami untuk rapat, tetapi rapatnya belum final, karena kami hanya tinggal menunggu persetujuan dewan,” jelasnya saat ditemui, Jumat (17/2) kemarin.

Jika sudah terdapat persetujuan dari dewan, Dedi menambahkan akan keluar SK penghapusan aset selanjutnya proses tukar menukar. “Ini mungkin tidak akan dihancurkan, hanya saja, yang bersangkutan akan membangunkan di lokasi baru yang nilainya setara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bontang, Ubaya Bengawan mengatakan, pihaknya sempat mengundang Pemkot Bontang dengan instansi terkait, hanya saja tidak semua hadir. Seperti dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Bontang, serta dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak hadir sehingga rapat ditunda.

“Kami mau lihat dokumen kepemilikan yang aslinya seperti apa, karena jika dokumen aslinya tidak ada, kami tak bisa memberi persetujuan,” jelas Ubaya saat dihubungi, kemarin.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button