Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Bontang

Tabrak Bus, Siswa SMP Tewas

BONTANG – Nasib malang menimpa Wendi Pare, remaja 16 tahun asal Gunung Telihan. Ahad (19/2) kemarin, pelajar kelas IX SMP Galilea ini tewas seketika setelah menabrak badan bus perusahaan tambang di Jalan Soekarno Hatta (eks Jalan Flores), di dekat traffic light RSUD Taman Husada. Seketika itu juga korban tewas di lokasi kejadian sementara sepeda motor yang ditumpanginya ringsek.

Dari keterangan warga setempat dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sekira pukul 08.25 Wita Wendi melaju dari arah Bontang Lestari menuju simpang RSUD Taman Husada. Di saat bersamaan, bus perusahaan tambang yang dikemudikan SL (42), warga Gunung Telihan hendak memutar arah ke selatan melewati kapsulan di depan toko bangunan Bangun Kencana. Diduga karena terlalu laju, Wendi terlambat menginjak rem dan menabrak badan bus yang melintang di tengah jalan.

“Kemungkinan dia mengendarai dengan kencang. Jadi terlambat mengerem. Sampai-sampai sepeda motornya masuk terjepit di bawah roda,” kata Soni Romadhon, salah seorang warga setempat.

Benturan di kepala ditengarai menjadi penyebab kematian Wendi. Apalagi saat itu korban tidak mengenakan helm. Korban langsung dibawa ke RSUD Taman Husada sementara SL diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sepeda motor Jupiter MX dengan nopol KT 2166 D yang ditumpangi Wendi dan bus Mitsubishi dengan nopol KT 7572 CB yang dikemudikan SL diamankan di Polres Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Lantas AKP Irawan Setyono menerangkan, dari olah TKP sementara ditemukan bekas rem dan gesekan sekitar 21 meter dari lokasi kecelakaan. Sehingga kemungkinan korban sempat melihat bus tersebut dan melakukan pengereman. Namun karena jaraknya semakin dekat, kecelakaan pun tidak terelakkan terjadi. Korban terjatuh lalu membentur bus tersebut.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button