Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Internasional

AS dan Meksiko Redam Ketegangan

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson dan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS John Kelly bertemu Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto hari ini untuk meredam ketegangan diplomatik dua negara.

Hubungan dua negara memanas terkait kebijakan perdagangan dan imigrasi yang dicanangkan Presiden AS Donald Trump. Presiden baru AS itu membuat Meksiko marah karena berjanji membangun dinding yang akan menghalangi para migran dari Amerika Latin. Trump juga bertekad merevisi hubungan perdagangan dua negara.

Pena Nieto bulan lalu sempat membatalkan pertemuan dengan para pejabat AS setelah Trump menegaskan dia akan membuat Meksiko membayar untuk dinding perbatasan tersebut. Pertemuan kali ini menunjukkan ketegangan antara dua negara telah mulai berkurang.  ”Para pejabat akan membahas keamanan perbatasan, kerja sama penegakan hukum dan perdagangan, serta isu-isu lain,” ungkap pernyataan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, dikutip kantor berita AFP.

Meksiko yang mengumumkan kunjungan itu pekan lalu menyatakan, ”Lawatan ini bertujuan membangun hubungan konstruktif, dekat, dan saling menghormati antara dua negara.”

Tillerson dan Kelly juga akan bertemu para menteri di Meksiko yakni menteri dalam negeri, menlu, menteri keuangan, menteri pertahanan, dan angkatan laut. Menlu Meksiko Luis Videgaray menjelaskan, pertemuan itu akan mengawali serangkaian kegiatan lain.

Videgaray bertemu Tillerson pekan lalu di Jerman saat konferensi G-20. ”Meksiko ingin membangun jembatan, bukan dinding,” ujar Videgaray. Otoritas imigrasi AS telah menahan ratusan orang yang melintasi perbatasan dua negara sebagai bagian janji Trump memberantas imigran ilegal yang sebagian besar dari Amerika Latin.

Kelly juga mengeluarkan perintah baru pada otoritas untuk mulai menahan dan mendeportasi para imigran ilegal. Meksiko pun dapat menggunakan kerja sama perbatasan sebagai kartu dalam negosiasi tersebut.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button