Bontang

Gedung Polres Bontang Diresmikan, Kapolda Minta Tingkatkan Pelayanan

 

BONTANG – Setelah memakan waktu 2 tahun dalam proses pembangunannya, akhirnya gedung Mako Polres Bontang diresmikan Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Safaruddin. Polres Bontang pun diminta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai timbal baliknya.

Hadir bersama istrinya, Reniwati bersama jajaran tinggi Polda Kaltim, Safaruddin dijemput Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama suaminya Andi Sofyan Hasdam serta Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase didampingi istrinya Hapidah. Ikut menyambut Ketua DPRD Bontang, Nursalam, beserta FKPM di bandara Badak LNG.

Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn dalam sambutannya memohon agar Kapolda Kaltim berkenan meresmikan bangunan Mako Polres Bontang dilanjutkan dengan peninjauan. “Dengan segala kerendahan hati, kami berharap semoga gedung ini dapat bermanfaat dan memberikan barokah kepada semua anggota Polri,” harap Andy saat membuka acara peresmian gedung Mako Polres, Selasa (14/3) kemarin.

Andy juga mengharapkan para personel Polres Bontang dapat meningkatkan kinerjanya, untuk mewujudkan Polri yang profesional. “Semoga kami dapat terus menjaga Bontang dengan kondisi tetap aman, damai dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan DPRD Bontang karena bisa meresmikan gedung yang dibangun pemerintah dengan sangat megah.

Sejak dulu, gedung Polres Bontang memang diharapkan ada renovasi karena sudah mulai rusak. “Tahun lalu masih belum bisa, saya kalau ketemu Pak Wakil Wali Kota Basri Rase pasti menagihnya karena dia yang menyanggupi,” ujarnya.

Dengan telah diresmikannya Mako Polres Bontang, Safaruddin meminta sebagai timbal baliknya atau imbalannya, Polres Bontang harus mendukung penuh dalam mengamankan pembangunan di Bontang.

Polres Bontang juga harus lebih semangat dan termotivasi untuk melayani masyarakat di Bontang. Apalagi, tugas Polres untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. “Tingkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Harapan saya, tolong jaga dan pelihara gedung dengan baik, agar bisa dipakai lebih lama,” tegasnya.

ANGGARKAN MEBELER RP 4 M

Wali Kota Bontang, Neni Morniaeni menyampaikan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Ketua DPRD Bontang sudah mengusulkan pembangunan gedung Polres Bontang. Namun, baru tahun 2015 terbangun dan sempat terhambat serta mangkrak.

Di tahun 2016, pembangunan dilanjutkan hingga pekerjaan selesai dan diresmikan di tahun 2017. “Anggaran pembangunan gedung Polres ini sebesar Rp 10 miliar, kami mohon maaf anggaran belum lengkap, sehingga tahun ini kami usulkan kembali untuk melengkapi mebeler senilai Rp 4 miliar,” terang Neni.

Mengingat Bontang akan dilakukan pemekaran kecamatan, Neni juga meminta agar Pos Polisi ikut dimekarkan.

Salah satunya diminta adanya Pospol di wilayah Bontang Lestari. Pasalnya, Bontang Lestari merupakan wilayah kota satelit, dengan beragam permasalahan di antaranya sengketa lahan.

Apalagi, kawasan hutan lindung di wilayah Bontang Lestari sudah di-enclave sisi kanan dan kirinya seluas 200 hektare. “Saat ini, Bontang masih salah satu kota yang kondusif di Kaltim. Saya harap Kapolda Kaltim dapat berkunjung ke Bontang dengan momen yang lainnya,” pungkasnya. (mga)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button