Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Kaltim

Duit CSR Diembat

 

 

SAMARINDA – Yang namanya pemimpin, harus memberi contoh baik kepada bawahan dan rakyatnya. Bukannya bikin dosa. Tidak seperti pejabat satu ini. Dia justru menilep uang corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Orang itu bernama Mardianto. Kepala Desa (Kades) Perangat Selatan itu digaruk jajaran Polsek Marangkayu, Selasa (21/3) kemarin. Musababnya, dia tidak menyalurkan dana CSR untuk warga Desa Perangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Perasel Jaya.

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn, melalui Kapolsek Marangkayu Iptu Yusuf SH mengatakan, ada beberapa kasus yang dilaporkan warganya. Termasuk dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD). Untuk dugaan itu masih diselidiki Sat Reskrim Polres Bontang.

“Kami menangani kasus penggelapan dan atau penipuan. Tersangka MA (Mardianto, Red.) disangka melanggar Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan atau 378 KUHP tentang penipuan,” jelas Yusuf kepada Metro Samarinda (Kaltim Post Group), kemarin.

Mantan Kanit Jatanras Polresta Samarinda itu menambahkan, dana CSR yang disalahgunakan oleh tersangka senilai Rp 8 juta. Dana itu berasal dari PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ), perusahaan batu bara yang beroperasi di Marangkayu. Dasarnya adalah laporan polisi (LP) nomor LP/12/III/2017/Kaltim/Res.Btg/Sek M.Kayu tanggal 18 Maret 2017.

“Dana bantuan CSR itu diperuntukkan untuk modal Bumdes Perasel Jaya sebesar Rp 8 juta. Namun realitanya, dana tersebut tidak disalurkan kepada bumdes dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi oleh tersangka selaku kades,” bebernya lagi.

Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti, Mardianto ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan nomor: Sprin Han/09/III/2017/Reskrim tanggal 21 Maret 2017. Tersangka ditahan selama 20 hari untuk dilakukan penyidikan.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button