Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Permintaan Pembuatan Paspor Membeludak

Empat Bulan, Tembus Ribuan Pembuat Baru 

SANGATTA – Sejak dibuka 14 Desember 2016 lalu, Kantor Imigrasi (Kanim) Samarinda perwakilan Kutim, langsung diserbu warga. Dari data sementara, hingga 20 Maret ini sedikitnya terdapat 1.038 pembuatan paspor baru dan perpanjangan. Dengan rincian, 485 pembuat paspor laki-laki dan 553 perempuan.

Dikatakan Kepala Unit Pelayanan Kanim Samarinda perwakilan Kutim, Akbar, pembuatan paspor tersebut tidak hanya dari Kutim, akan tetapi juga  berasal dari luar daerah seperti kota Bontang. Tujuannya pun bervariasi, mulai dari haji, umrah, menjadi TKI dan TKA hingga sekadar berlibur.

“Sampai saat ini sudah seribu lebih yang buat paspor. Selain Kutim, ada juga Bontang. Tetapi memang didominasi oleh warga Kutim itu sendiri. Begitu juga tujuannya, kebanyakan mau naik haji dan umrah,” ujar Akbar.

Dirinya yakin, jumlah ini akan terus mengalami peningkatan sembari berjalannnya waktu. Pasalnya, masih banyak warga Kutim dan daerah tetangga lainnya yang belum mengetahui keberadaan layanan pembuatan paspor di Kutim. Sehingga, warga masih membuat paspor di Samarinda. “Jadi cukup di Sangatta saja sudah bisa. Gak perlu lagi ke Samarinda. Jadi silahkan langsung saja ke kantor layanan kami,” katanya.

Dalam pembuatan paspor cukup mudah. Untuk pemberangkatan haji dan umrah, persyaratan utama seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta akta kelahiran atau sejenisnya seperti ijazah dan buku pernikahan. Kemudian, melampirkan rekomendasi dari Kementerian Agama (Kemenag) Kutim dan Travel yang akan ditumpangi. Sedangkan yang bertujuan untuk menjadi TKI atau TKA, cukup menambahkan rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja. “Semuanya wajib terpenuhi baik asli maupun foto copy. Ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,”katanya.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button