Breaking News

IHHH!!! WC Kantor Bupati Ternyata Jorok 

 

SANGATTA –Beberapa pengunjung Kantor Bupati mengeluh atas buruknya perawatan WC di Pemkab Kutim. Salah satunya di lantai satu. Pasalnya, WC tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap. Keluhan ini sudah yang kedua kalinya setelah buruknya kualitas air ditempat yang sama. “Memang sesekali tempatnya bersih, tetapi bau pesingnya sangat parah. Sangat bau sekali,” ujar Joni dan Nudin warga Sangatta Utara yang sedang berkunjung.

Melihat kondisi tersebut, dirinya mengaku mengurungkan untuk membuang air kecil di WC tersebut. Hal ini juga dilakukan oleh beberapa pengunjung lainnya. Mereka terpaksa mencari WC lain. “Kami naik ke atas (WC atas, Red). Di atas lumayan tidak berbau seperti hanya di lantai bawah,” katanya.

Seharusnya kata mereka, WC tersebut jangan hanya bersihkan ala kadarnya saja. Akan tetapi diberikan pengharum lantai. Dirinya juga menyarankan, dalam ruangan turut diletakkan wewangian. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir bau tak sedap. Dengan begitu, pegawai maupun masyarakat yang bekunjung dan akan membuang air bisa nyaman dan tak mengeluh.

“Memang kalau saya lihat WC bersih. Tetapi yang menjadi masalah, baunya itu busuk sekali. Enggak tahan kami. Coba di kasih harum-haruman biar enak,” katanya memberikan saran.

Hal ini juga dirasakan Piang, salah satu pegawai OPD Pemkab Kutim. Dia menilai WC Pemkab Kutim kurang perhatian. Padahal, kantor bupati ini merupakan wadah berkumpulnya semua masyarakat. Baik kalangan atas hingga bawah. Bahkan, tamu yang berasal dari luar daerah hingga mancanegara.

“Jangan sampai orang yang bertamu bukan membawa nama baik, tetapi nama buruk Pemkab Kutim. Meskipun masalah kecil seperti WC yang bau. Ini juga menjadi nilai negatif bagi kita semua,” katanya.

Karenanya, perkara demikian wajib menjadi perhatian serius. Paling tidak bisa diminimalisir bau tersebut dengan pengharum lantai dan ruangan. Begitu juga dengan sampah tisu dan botol secepatnya dibersihkan.

“Kalau harum enak juga kami masuk. Tetapi kalau bau, siapa yang mau masuk. Saya saja gak mau masuk karena sangat pesing dan berbau sekali. Mau muntah rasanya. Makanya pilih WC atas,” katanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta kepada pegawai maupun masyarakat agar membuang air besar maupun kecil pada tempatnya serat menyiramnya dengan baik. Sehingga tidak meninggalkan bau yang tak sedap. “Pengguna WC juga harus bersih dan jangan sembarangan. Sehingga tidak berimbas kepada orang lain,” katanya. (dy)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button