oleh

Akibat Kemasukan Air, Berdampak Kompor Tidak Menyala 

 

Rutin Cek Pipa Gas Metan

BONTANG – Sejak awal tahun lalu,  petugas dan pegawai Unit Pelaksana Teknis Tempat Pemrosesan Akhir (UPT-TPA) Bontang Lestari rutin melakukan pengecekan pipa gas metan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap minggunya.

Hal ini lantaran adanya keluhan dari warga penerima manfaat gas metan dimana gas yang sudah terpasang sejak setahun lalu itu saat ini tidak bisa digunakan secara maksimal.

Kepala UPT-TPA Sarifuddin menjelaskan,  sebelumnya pihaknya telah melakukan inventarisir kepada warga Kaltim. Setelah dicek oleh petugas, ternyata didapatkan adanya beberapa faktor sehingga Lompoc tidak bisa berfungsi. Diantaranya, karena adanya air dalam pipa sehingga gas tidak bisa mengalir sampai ke kompor warga.

“Jadi solusinya,  pipanya kami potong dan airnya kami buang. Setelah itu baru pipanya kami sambung lagi, ” ujarnya Jumat (31/3) kemarin.

Selain masalah air dalam pipa kata Syarif, keluhan warga lainnya juga yakni rusaknya kompor gas metan. Solusinya lanjut Syarif,  harus dibawa ke kantor TPA untuk diperbaiki.

“Pengecekannya kami lakukan kalau tidak Kamis,  ya Jumat. Saat ini progresnya masih terus berjalan. Semoga bisa secepatnya diselesaikan, ” pungkasnya. (bbg)

Bagikan berita ini!