Bontang

15 April, SPBN Beroperasi

 

Dijatah Kuota BBM 200 Kiloliter Per Bulan

BONTANG – Mulai 15 April 2017 mendatang, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Tanjung Limau akan beroperasi kembali. Semua permasalahan yang sempat menghambat seperti belum adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah diselesaikan. Saat ini, pengelola SPBN yakni Perusda AUJ Masih menunggu informasi lanjutan dari Pertamina.

Hal tersebut disampaikan Plt Dirut Perusda AUJ, Sony Suwito yang juga tercatat sebagai Ketua Badan Pengawas Perusda AUJ dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol Bontang.

Disebutkan dia, memang Perusda AUJ menargetkan agar tanggal 15 April mendatang SPBN Tanjung Limau bisa segera beroperasi lagi. Pasalnya, para nelayan membutuhkan BBM bersubsidi yang bisa tersedia di SPBN Tanjung Limau.

“Rencana kuota BBM-nya 300 kiloliter per bulan, tetapi kami masih menunggu informasi juga dari Pertamina,” jelas Sony saat ditemui belum lama ini.

Sony mengatakan, terkait IMB-nya, semua sudah diselesaikan. Bahkan, bangunan SPBN pun sudah ada yang direnovasi. “Semua sudah selesai yang menjadi kendala sebelumnya, untuk harga BBM ditentukan oleh Pertamina sudah berupa BBM bersubsidi. Kami tinggal konfirmasi saja, berapa kuota BBM-nya,” ujar dia.

Sebelumnya, terakhir jatah yang diberikan Pertamina untuk SPBN Tanjung Limau sebesar 300 ton sebulan, tapi berdasarkan laporan pembelian , SPBN hanya mampu membeli maksimum 60 ton dalam sebulan lantaran ada beberapa kendala.

Sebelumnya, diberitakan bahwa SPBN Tanjung Limau tidak bisa difungsikan karena belum memiliki IMB. Namun, Perusda AUJ telah menyelesaikan semuanya dan Wali Kota Bontang berkomitmen jika IMB sudah selesai maka SPBN Tanjung Limau pun bisa beroperasi kembali. Para nelayan di Bontang juga sudah ‘menjerit’ membutuhkan BBM bersubsidi. Pasalnya, karena penutupan SPBN, banyak nelayan yang terpaksa membeli BBM ilegal. Karena BBM merupakan kebutuhan pokok para nelayan untuk melaut. (mga)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button