Breaking News

Biaya Haji Rp 38 Juta, Baru 31 Jamaah Melunasi Pembayaran 

SANGATTA – Biaya pemberangkatan calon jamaah mengalami  kenaikan sekira Rp 500 ribu rupiah dibanding tahun lalu. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di patok sebesar Rp 38 juta tahun ini. Kenaikan ini termuat dalam Keputusan Presiden (Keppres). Bahkan sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Dikatakan Kepala Kemenag Kutim, Ambotang, ada beberapa faktor naiknya biaya perjalanan haji. Diantaranya, jumlah makan jemaah di Mekah menjadi 25 kali dan di Madinah 18 kali. Waktu tinggal jemaah di Arab Saudi menjadi 41 hari dan Biaya satuan penyelenggaraan haji di Kabupaten dan Kota dan KUA masing-masing Rp 75.000 sebanyak 10 kali.

Kemudian, direct cost petugas TPHD tidak dibiayai oleh dana optimalisasi, harga upgrade tenda di Arafah ditetapkan sebesar 200 riyal dan jika terdapat peningkatan biaya dapat diambil dari biaya safe guarding, alokasi kuota petugas haji Indonesia tahun 2017 sesuai ketersediaan barcode adalah sejumlah 3.500 orang serta peningkatan kualitas pelayanan bis antar-kota, bis sawalat, dan bis menuju Armina.

“Kutim yang masuk dalam embarkasi Balikpapan dikenakan biaya Rp. 38.039.150. Biaya ini lebih besar sekitar Rp 500 ribu ketimbang biaya tahun lalu,” ujar Ambotang didampingi Muhammad Irfan, selaku Operator Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SKHT) Kemenag Kutim.

Dia menuturkan, mulai saat ini calon jamaah haji sudah bisa membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Karena hal ini sudah ditetapkan oleh presiden. Jika belum mencukupi secara utuh, maka calon haji dipersilahkan untuk menyetor uang panjar terlebih dahulu. Sesuai ketentuan yakni sebesar Rp 25 juta. Selebihnya dilunasi pada saat pemberangkatan sebesar Rp13.039.150.

“Jadi tahap pertama pembayaran sudah dimulai sejak Senin (10/4) kemarin hingga Tanggal 5 Mei 2017 mendatang.  Sementara untuk tahap kedua akan dimulai pada 22 Mei sampai 2 Juni 2017,” katanya.

Dari 178 calon haji, baru sebanyak 31 orang yang sudah melunasi BPIH.  Ditambah, 30 orang yang baru melengkapi berkas. Selebihnya masih dalam tahap proses pembayaran. “Pembayaran bisa dilakukan pada empat bank, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, Bank BRI Syariah,  dan Bank BNI,” katanya. (dy)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button