Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Penyedia Transportasi Laut Bontang Harus Penuhi Standar Keselamatan

Published

on

Dibaca normal 1 menit

Waspada Kemungkinan Terjadi Bencana

BONTANG – Ramainya wisatawan yang berkunjung ke Pulau Beras Basah, Bontang, beberapa pekan terakhir, membuat pengusaha jasa angkutan penumpang transportasi air lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

Bilhogen, Ketua Asosiasi Penyedia Jasa Transportasi Wisata Laut Bontang menyebut, saat ini ada 59 armada yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Laut. Sebagian, kata dia, telah memenuhi standar keselamatan. Namun, sebagian lagi belum.

“Saya lebih senang apabila aparat melakukan razia. Termasuk memeriksa armada-armada kami telah memiliki standar keselamatan apa belum,” tuturnya.

Dia mengaku mengeluarkan dua anggota asosiasi, karena tidak mengikuti peraturan yang disepakati bersama. “Berdasarkan kesepakatan bersama, anggota yang dikeluarkan tersebut mendapat sanksi tidak boleh mengambil penumpang melalui wilayah Pelabuhan Tanjung Laut,” ucapnya.

“Selama 13 tahun terakhir, saya belum pernah mendengar ada razia. Tetapi dalam waktu dekat, saya diberitahu akan ada pemeriksaan. Terus terang, saya senang. Kami siap ditindak jika ada anggota asosiasi yang tidak memenuhi prosedur keselamatan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam waktu dekat bakal melakukan patroli laut rutin. Dalam patroli tersebut, mereka menargetkan para nelayan, pemancing, maupun penumpang yang tidak menggunakan alat keselamatan lengkap selama di laut. Salah satu yang terpenting yakni pelampung.

Kepala pelaksana BPBD Ahmad Yani mengatakan, belum lama ini pihaknya pun juga telah mengundang instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI), Polisi Perairan (Polair), asosiasi nelayan, hingga asosiasi kapal penyeberangan di pelabuhan Tanjung Laut Indah.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas bersama terkait masih banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan pelampung selama melakukan aktivitas di laut.
(*/ifa/ica/k8/bbg)

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments