Breaking News

Safari Politik Demi Membangun Koalisi

 

 

SAMARINDA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golongan Karya (Golkar) terus berupaya membangun koalisi jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Di hari yang sama, Selasa (2/5) kemarin, PKS resmi mendaftarkan Hadi Mulyadi ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sementara, Golkar mendaftarkan Rita Widyasari ke PPP dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Safari politik pertama dilakukan PKS ke DPW PAN Kaltim di Jalan Teuku Umar. PKS melamar PAN dengan menyodorkan Hadi sebagai bakal calon gubernur (cagub). Kenangan koalisi pada Pilgub DKI Jakarta 2017 jadi perekat silaturahmi kedua partai yang sama-sama meraih empat kursi di DPRD Kaltim itu. Aksi berbalas pantun juga jadi bumbu.

“Dalam Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) PKS Kaltim, belum ditentukan apakah saya sebagai cagub atau cawagub (calon wakil gubernur), tapi maju pilgub,” kata Hadi yang juga anggota DPR RI Dapil Kaltim-Kaltara.

Pada kesempatan itu, Hadi juga ingin agar ketua MPP PAN Kaltim, Abdul Waris Husain menjadi pendampingnya. “Mau saya cagub, Pak Waris cawagub bisa. Atau saya cawagub juga boleh. Tinggal diatur saja,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, komunikasi politik antara PKS-PAN dilakukan untuk membangun chemistry. Apalagi, PKS-PAN sama-sama lahir di era reformasi. Sehingga, kata dia, kedua partai memiliki semangat yang sama. Bermodal kesuksesan kerja sama di Pilgub DKI Jakarta, Hadi yakin kerja sama tersebut akan berlanjut di Pilgub Kaltim

“Kami membangun chemistry untuk menang. Ini bukan pernikahan suami-istri, tapi pernikahan politik. Kami (PKS-PAN, Red.) ingin menang, sehingga hasil survei dan proses penjaringan di PAN akan kami hargai. PAN menjadi prioritas kami dalam membangun koalisi,” katanya.

Sementara, ketua PAN Kaltim, Darlis Pattalongi mengatakan, proses penjaringan akan ditutup, Rabu (3/5) hari ini. Menurutnya, komunikasi politik terus dilakukan oleh PAN. “Secara teknis diatur oleh Tim Pilkada Kaltim. Saya sebagai ketua partai hanya mengawal kerja-kerja partai,” katanya.

Usai melamar PAN, Hadi yang didampingi ketua PKS Kaltim Masykur Sarmian, sekretaris PKS Kaltim Sarwono, ketua PKS Samarinda Nursobah, pengurus, kader, dan simpatisan bergerak ke sekretariat PPP Kaltim di Jalan Ir H Juanda. Di sana, mereka disambut ketua PPP Kaltim Rusman Yaqub, ketua Tim Penjaringan Cagub-Cawagub Andi Fathul Khair, dan pengurus lainnya.

Beberapa saat kemudian, giliran Golkar yang resmi melamar PPP. Kunjungan ini sebagai upaya Rita untuk menggalang dukungan dari partai lain. Meskipun Golkar sudah memenuhi syarat untuk mengusung sepasang calon tanpa harus berkoalisi, namun Rita mengaku ingin membangun Kaltim bersama-sama.

“Kami sangat berharap agar PPP bersama-sama Golkar dalam membangun koalisi. Karena, membangun Kaltim dengan dukungan partai-partai akan lebih baik,” kata putri mendiang Syaukani HR itu.

Rita mengaku, Golkar akan terus membangun komunikasi politik dengan partai lain. “Jadi, selain PPP saya juga melamar ke PAN, PKB, dan Nasdem,” katanya. Selepas melamar PPP, Rita bersama Golkar bergerak menuju sekretariat DPW Nasdem Kaltim di Jalan Gatot Subroto. Di sana, ketua Nasdem Kaltim Harbiansyah Hanafiah, didampingi para pengurus sudah menanti.

Harbiansyah pada kesempatan itu mengungkapkan, partainya memiliki mekanisme dalam menjaring bakal cagub-cawagub. “Nasdem memiliki mekanisme yang harus dilalui oleh bakal calon. Semoga, Nasdem dan Golkar bisa berkoalisi,” kata Harbi, sapaan karibnya. (gun)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button