Breaking News

Warga Minta Puskesmas 24 Jam 

 

Sebagai Alternatif, Diskes sebut Banyak Rumah Sakit

SANGATTA – Warga meminta Puskesmas buka hingga 24 jam. Pasalnya,  dari 21 Puskesmas yang tersebar di Kutim, tiga diantaranya belum menerapkan  aturan tersebut. Puskesmas yang dimaksud ialah Sangatta Utara, Teluk Lingga, dan Sangatta Selatan. Puskesmas ini masih menerapkan sistem kerja pemerintah.

Puskesmas di tiga lokasi tersebut buka mulai hari  Senin sampai Jumat. Dengan waktu pelayanan  dari Pukul 07.30 Wita hingga 16.30  Wita. Jelas pelayanan yang diberikan  berbeda dengan 19 Puskesmas lainnya. Yakni buka setiap hari dengan pelayanan 24 jam. Hebatnya meskipun Sabtu dan Minggu hingga hari libur nasional puskesmas tersebut tetap buka seperti biasa.

“Saya berharap di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan juga tetap buka 24 jam seperti Puskesmas lainnya. Tidak ikut-ikutan seperti pegawai Pemkab Kutim. Toh ini juga salah satu upaya untuk menerapkan sistem keadilan,” ujar Masnah (38) warga Sangatta Selatan.

Terlebih Sangatta Utara dan Sangatta Selatan memiliki jumlah penduduk yang paling besar dibanding dengan kecamatan lainnya. Dengan begitu kebutuhan pelayanan kesehatan sangat tinggi. Jika waktu dibatasi maka akan menyulitkan pasien.

“Terpaksa kami lari ke rumah sakit. Tau sendiri biaya rumah sakit sangat mahal. Banyak uang keluar hanya untuk berobat. Parahnya antrean sangat panjang. Berbeda dengan Puskesmas, cukup 10 ribu kami sudah dapat obat dan bonus konsultasi. Kami juga tidak harus mengantre hingga berjam-jam. Jadi kehadiran Puskesmas 24 jam sangat dibutuhkan di sini (Sangatta),” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Siti Fatimah mengatakan, alasan belum diterapkannya sistem tersebut di Puskesmas Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, lantaran sudah terdapat banyak rumah sakit di Sangatta. Rumah sakit inilah yang dimanfaatkan masyarakat.

“Kalau di kecamatan lain sudah 24 jam semua. Di Sangatta aja yang tidak. Itu semua sudah ada penggantinya yakni rumah sakit. Kalau di pedalaman kan belum ada Rumah Sakit. Makanya dioptimalkan Puskesmas,” katanya. (dy)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button