Bontang

WOW!!! Motor Hingga Mobil Dilelang Mulai Rp 150 Ribu

Hari Ini Pendaftaran Dibuka, Tersedia 42 Unit

BONTANG – Proses lelang aset Pemkot Bontang sudah memasuki tahapan pendaftaran. Rabu (17/5) hari ini, pendaftar sudah bisa registrasi sambil menyimpan uang jaminan yang sudah ditentukan besarannya. Kegiatan lelang ini, merupakan yang pertama kali dilakukan Pemkot Bontang, sehingga diharapkan dapat berjalan dengan lancar. Pemkot pun melelang kendaraan baik motor hingga mobil mulai Rp 150 ribu.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bontang, Amiluddin didampingi Kabid Kekayaan dan Aset Tasroni serta Kasi Penilaian Aset, Dedi Haryanto mengatakan barang yang dilelang kondisinya ada yang bagus dan yang sudah rusak. “Itu merupakan usulan dari setiap SKPD yang sudah beberapa tahun lalu, kami kumpulkan dan baru bisa terlaksana tahun ini,” jelasnya, Selasa (16/5) kemarin.

Dijelaskan bahwa, barang atau aset yang dilelang merupakan barang yang sudah tidak efektif lagi sejak tahun 2000-an. Tahapannnya, usulan dari SKPD, ditampung, dinilai lalu dilelang. Untuk hasilnya, nanti masuk kas daerah Pemkot Bontang. Sedangkan pelaksana lelangnya, Pemkot Bontang bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bontang dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Pendaftaran bisa besok (hari ini, Red) sedangkan pelaksanaan lelangnya, Senin  nanti. Kalau barangnya ada yang tidak laku, maka akan dijadwalkan ulang,” ungkapnya.

Untuk jumlah aset yang dilelang, dirincikan sebanyak 23 unit kendaraan roda dua, 19 unit kendaraan roda empat, dua unit kendaraan roda enam, dan dua unit alat berat. Selain itu, ada juga barang inventaris kantor sebanyak 1.761 serta ramdoor Pelabuhan Loktuan. “Barang-barang tersebut dijual dalam kondisi rusak berat dan apa adanya, baik kualitas maupun kuantitasnya,” terang dia.

Amiludin menyatakan, karena ini merupakan kali pertama Pemkot Bontang melelang asetnya, diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses. Karena proses lelang aset ini cukup panjang, dan bulan ini bisa dilakukan lelangnya setelah mendapat persetujuan dari DPRD Bontang bulan Desember 2016 lalu. “Setelah disetujui dewan, baru kami menetapkan nilainya oleh KPKNL Bontang. Harapannya semoga berjalan lancar,” tutupnya. (mga)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button