Bontang

Awal Ramadan Diprediksi Setentak, Kepastian Tetap Tunggu Hasil Sidang Isbat 

BONTANG – Penetapan 1 Ramadan serta 1 Syawal diprediksi tanpa perbedaan. Pasalnya, dilihat dari berbagai media dan berbagai organisasi dengan segala sistemnya, rata-rata posisi hilal sudah 7 derajat. Pun dengan 1 Syawal yang sudah berapa pada posisi 4 derajat. Namun demikian, kepastiannya tetap menunggu sidang isbat yang dilakukan oleh pemerintah, Jumat (26/5) besok.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bontang Sulaiman, saat rapat koordinasi dengan Kepala Pengadian Agama (PA) Bontang, Ketua MUI Bontang , perwakilan dari Kodim 0908/BTG, Polres Bontang serta dari organisasi masyarakat di Aula Kemenag Bontang.

“Insya Allah mungkin 3 hari lagi kita kedatangan tamu mulia, yakni bulan Ramadan,” jelas Sulaiman saat membuka rakor, Rabu (24/5) kemarin.

Dikatakan dia, kemungkinan tahun ini awal Ramadan dan Syawal tidak ada perbedaan. Karena hilal terlihat di posisi 7 derajat untuk 1 Ramadan dan 4 derajat untuk 1 Syawal. Yang rawan ialah ketika hilal berada di posisi 2 derajat ke bawah. Oleh karena itu, ada namanya kesepakatan Mabin. Yakni 4 negara yang membuat kesepakatan dalam masalah rukyatul hilal jika berada di posisi minimal 2 derajat. “Bagi yang menggunakan hisab hakiki, seperti Muhammadyah, yang terpenting sudah diatas ufuk,” ujarnya.

Untuk tahun ini, posisi awal puasa saat matahari tenggelam di hari Jumat (26/5) ijtima terjadi saat subuh. Kemudian tenggelam matahari sudah lebih maka posisi hilal tinggi sekali mencapai 7 derajat. Begitu juga Idulfitri, jika Muhammadiyah 25 Juni, posisi hilal sudah di atas 2 derajat. “Atas data itu, perkiraan awal puasa dan Idulfitri akan sama,” ungkapnya.

Itu merupakan gambaran awal puasa di tanggal 27 Mei dan lebaran di tanggal 25 Juni. Namun, lanjut Sulaiman, untuk kepastiannya, tetap menunggu Sidang Isbat pada Jumat mendatang. Apakah awal Ramadan pada Sabtu atau Minggu, termasuk lebaran apakah hari Minggu atau Senin. “Tetapi jika memang kepastian hasil Sidang Isbat sama, maka tak ada perbedaan dan akan merayakannya secara bersamaan,” pungkasnya. (mga)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button