Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

WADUH!!! ‘Elpiji Kentut’ Beredar di Kutim, Kondisi Masih Tersegel, Isi Tabung Kurang

KARANGAN – Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram ternyata berdampak ke daerah pedalaman. Seperti di Kecamatan Karangan salah satunya. Meski stock elpiji ‘Melon’ itu masih bisa dijumpai dibeberapa pengecer dengan stock terbatas. Namun jangan heran setelah melihat isi dalam tabungnya. Sebab, jika tak memeriksa secara teliti, bisa mendapat tabung yang isi gasnya kurang. Padahal kondisi tabung masih terpasang segel. Biasanya, isi gas yang sudah dikurangi itu disebut elpiji kentut.

Syahril (35) mengaku sudah beberapa kali mendapati kandungan tabung elpiji 3 kg yang isinya kurang dari takaran yang seharusnya. Padahal, kondisi tabung saat dibeli masih dalam keadaan tersegel.

“Waktu beli enggak meriksa juga. Karena liat tutupnya masih tersegel. Tapi setelah dipasang ke kompor di rumah jarumnya menunjukan isi gas tidak penuh,” aku Syahril.

Itu sebabnya, kini sebelum membeli dirinya memeriksa lebih dahulu kondisi tabung gas elpiji. Selain melihat segel yang terpasang, juga membandingkan berat elpiji 3 kg dalam keadaan kosong dan tidak.

“Sambil diguncang-guncangkan juga. Kan ketahuan tuh, kalau isinya tidak penuh. Jadi tinggal hati-hati saja sebelum beli,” ucapnya.

Pengalaman serupa juga pernah dirasakan, Isna (34) wanita yang kesehariannya berdagang sayur. Menurut dia, pernah sekali membeli tabung elpiji 3 kg yang isi gasnya tidak sesuai takaran. Namun saat hendak dikembalikan, sang pemilik toko enggan menukarkannya.

“Kata yang punya toko memang begitu isinya. Karena mereka juga dapat dari penyalur kondisinya masih tersegel. Makanya pas saya mau kembalikan katanya tidak bisa,” ujar Isna.

Lantas dengan berat, dia mengaku terpaksa harus membawa kembali tabung gas elpiji yang sudah dibelinya tersebut. Meskipun, kondisi isi gasnya memang kurang saat dibeli.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button