Bontang

Pompa Sumur PDAM Kanaan Rusak, Dua Hari Diperbaiki, Telan Biaya Rp 140 Juta

BONTANG – PDAM Tirta Taman Bontang di awal-awal Ramadan lalu baru saja melakukan perbaikan pompa sumur PDAM yang berada di wilayah Kanaan, Bontang Barat. Dimana, setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, tiga unit pompa penyuplai ke Water Treatment Plan (WTP) Bhayangkara tersebut mengalami penurunan kapasitas yang cukup drastis.

Direktur PDAM Tirta Taman Suramin menjelaskan, akibat dari adanya penurunan kapasitas ini, pelayanan di wilayah Kelurahan Gunung Elai, Satimpo, Bontang Baru, dan Api-api menjadi kurang maksimal. Namun demikian, berkat kerja keras dari para teknisi, akhirnya pompa-pompa tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dua hari. Hanya saja karena bagian motornya terbakar akibat faktor usia, sehingga biaya perbaikan menelan hingga Rp 140 juta.

“Namun bagian impeler nya bisa kami ‘kanibal’ dengan spare part yang masih ada. Kalau sampai kena dua-duanya, biayanya bisa setara dengan pembelian satu unit mobil,” terang Suramin.

Untuk mengantisipasi hal itu tidak terjadi lagi, PDAM nantinya akan mengedepankan kehati-hatian dan evaluasi terkait bagian mana saja yang men-support kegiatan yang perlu biaya operasionalnya. Selain itu, pihak PDAM juga akan melakukan efisiensi dari semua sisi baik produksi, distrbusi, maupun pelayanan sehingga bisa meningkatkan pelayanan.

“Minimal bisa mempertahankan pelayanan,” sebutnya.

Selain masalah penurunan kapasitas pompa, masalah lainnya di sumur kanaan yang sempat terjadi juga yakni adanya ditemukan pipa yang keropos. Namun hal tersebut bisa segera ditangani dalam waktu dua jam dan saat ini sudah kembali normal.

“Di Ramadan ini kami akan memaksimalkan pelayanan dengan cara jam piket kerja ditambah, meningkatkan sweeping ke lapangan, hingga membentu shift berlapis bagi staf PDAM,” tukasnya. (bbg)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button