oleh

Lelang Jabatan Sekda Molor, Artahnan: Tunggu Saja, Tidak Lama Lagi

 

BONTANG – Tim panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang belum terbentuk. Padahal, sebelumnya ditargetkan pembentukan  rampung di pekan ketiga bulan Mei lalu. Namun, hingga memasuki bulan Juni Timsel belum juga dikukuhkan, praktis penentuan  siapa yang bakal mengisi posisi Sekda  molor dari jadwal.

Plt Sekda Bontang Artahnan Saidi saat ditemui di Auditorium Eks Kantor Wali Kota usai menghadiri acara buka puasa bersama Pemkot Bontang bersama Forkompinda, Sabtu (3/6) mengatakan, proses penggodokan Timsel nyaris rampung. Sisa finalisasi beberapa dokumen bagi panitia.

Dia mengaku prosesnya berjalan sedikit lamban, lantaran harus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dan menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku. Pun demikian, pihaknya mengaku dalam waktu dekat pansel sudah pasti dibentuk.

“Tunggu saja lah, tidak lama lagi, kami masih menyiapkan semua materinya,” jawabnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, tim Pansel yang dibentuk nantinya terdiri dari pakar Akedemisi, dan pemerintah. Tim nantinya terdiri dari 5 atau 9 orang panitia. Jumlah panitia nantinya didominasi oleh kalangan pakar ketimbang golongan dari pemerintah.

“Panitia seleksi berjumlah ganjil, paling sedikit 5 orang dan paling banyak diisi 9 orang, dengan komposisi dari instansi internal paling banyak 45,” ujarnya.

Tugas panitia nantinya,  mulai dari seleksi administrasi, kompetensi, penulisan dan presentasi makalah, serta wawancara akhir. Selain itu, anggota tim juga akan melihat rekam jejak para kandidat yang ingin maju.

Dijelaskan, mekanisme pengisian jabatan Sekda mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 5/2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Secara gamblang, aturan tersebut mewajibkan seleksi harus dilakukan secara terbuka.

Sedangkan kriteria bagi para kandidat minimal pegawai berpangkat Eselon II B atau setara dengan Kepala Dinas. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) nomor 13 2014 tentang penyampaian tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi di instansi pemerintah.

Bagikan berita ini!