Breaking News

Cuti Tahunan ASN Tidak Bisa Digabung 

SANGATTA – Setelah memperhitungkan cuti bersama lebaran cukup lama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, melarang  ASN mendapat cuti tambahan berupa cuti tahunan. Baik sebelum maupun sesudah Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.

Pelarangan itu, dikeluarkan Menpan dan RB dalam surat bernomor B/21/M.KT.02/2017 tanggal 30 Mei 2017. Dalam suratnya yang ditujukan ke semua Menteri Kabinet Kerja hingga kepala daerah itu, ditegaskan cuti bersama idul fitri tidak mengurangi hak cuti tahunan seorang ASN. Termasuk anggota TNI dan Polri.

“Karenanya dilarang memberikan cuti tahunan kepada ASN. Sesuai PP tentang manajemen ASN sudah jelas. Cuti bersama tidak akan mengurangi cuti tahunan.  Namun syaratnya tidak bisa diambil bersamaan,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah.

Dia menjelaskan,  untuk ASN yang bertugas memberikan pelayanan publik seperti pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, dan Lapas, tidak bisa menikmati cuti bersama. Namun, mereka dapat diberikan cuti tahunan sejumlah cuti bersama. Sedangkan selain itu, tetap seperti jadwal yang sudah ditetapkan.

“Setelah cuti bersama yang pada tanggal 23, 27 dan 28 Juni semua ASN wajib masuk kerja seperti biasa pada Kamis tanggal 29 Juni 2017,” pesannya.

Ditanya apakah ada sanksi bagi ASN yang melebihi cuti bersama, Irawansyah memastikan pasti ada. Tentu sanksinya akan merujuk pada aturan yang berlaku sesuai dengan tingkat kesalahannya.

“Yang jelas nanti akan kami lakukan sidak. Baik itu sebelum atau sesudah lebaran,” tutup Irawansyah. (aj)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button