Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Bontang

Keberangkatan Terakhir KM Binaiya, Penumpang Melebihi Kapastitas

Masih Dianggap Wajar, Berebut Tempat di Dek 

BONTANG – Jadwal keberangkatan terakhir KM Binaiya sebelum Idulfitri mengalami lonjakan penumpang yang drastis. Kepadatan penumpang telah memenuhi pelabuhan Lhoktuan sejak pagi hari, Jumat (16/6) kamarin.

Hal ini menyebabkan terjadinya situasi crowded (ramai) di beberapa titik. Di antaranya loket masuk ruang tunggu pelabuhan, akses penumpang masuk kapal, serta lokasi parkir kendaraan. Loket masuk ruang tunggu serta akses masuk kapal sempat terjadi antrean yang cukup panjang.

Situasi tersebut dikarenakan penumpang tidak sabar untuk mendapat tempat di dek kapal. Sementara akses jalan yang dilalui sangatlah sempit. Hal ini dikeluhkan oleh Karim salah satu penumpang yang berasal dari Bengalon. “Saya sempat melihat ibu-ibu membawa balita berdesakan, kasihan kalau sampai terluka,” terang pria yang ingin menuju Parepare ini.

Menurut data Dinas Perhubungan (Dishub) telah terjual tiket sebanyak 1.670 lembar. Jumlah tersebut melebihi total kapasitas penumpang KM Binaiya yang melayani rute Bontang-Awerange yaitu 1.250.

“Kelebihan penumpang ini masih wajar karena ada instruksi dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) terkait batas overload penumpang yang diakomodir maksimal 30 persen dari total kapasitas penumpang dalam arus mudik tahun ini,” terang Kabid Perhubungan Laut dan Udara Sjafruddin.

Lokasi parkir pelabuhan Loktuan tidak cukup memuat jumlah kendaraan para pengantar penumpang. Akibatnya, puluhan kendaraan roda empat terpaksa parkir di bahu jalan Slamet Riyadi. Langkah yang diambil oleh Dishub yakni berkirim surat kepada PT Black Bear untuk meminjam lahan perusahaan tersebut untuk digunakan parkir.

“Pimpinan perusahaan sudah memberikan izin untuk digunakan mulai keberangkatan selanjutnya. Ke depan, kami akan arahkan kendaraan pengantar penumpang ke lahan tersebut apabila parkir pelabuhan telah padat,” terang Sjafruddin.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button