Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Bontang

Neni Jadi Pembicara di AMF, Menyampaikan Materi di Depan 500 Delegasi ASEAN

BONTANG –Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kembali akan mengharumkan nama Bontang. Beliau akan menjadi salah satu pembicara di ASEAN Mayors Forum (AMF), yang digelar di Filipina, 26 – 28 Juli mendatang. Materi Memberdayakan Perempuan dan Mempromosikan Tata Kelola Pemerintahan Inklusif akan disampaikan Neni di acara tersebut.

Surat undangan permohonan menjadi pembicara yang diterima Bagian Pemerintahan Sekretariat daerah (Setda) Bontang, dikirim oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Kota-kota dan Pemerintahan Lokal di Asia Pasifik (UCLG ASPAC), Bernadia Irawati Tjandradewi.

Didalamnya dijelaskan, bahwa Liga Kota-kota Filipina (LCP) dan Kota Taguig merupakan panitia AMF ketiga yang diselengarakan di Shangri La the Fort, Kota Taguig, Metro Manila, Filipina. Sementara tempat penyelenggaraannya mengacu dengan ketua ASEAN tahun ini yang dipegang Filipina.

Disebutkan bahwa, forum tersebut diadakan bersamaan dengan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN untuk mencari pondasi lebih lanjut, dalam hal berkolaborasi antar kota dan pemerintah daerah, di dalam semangat ASEAN Community atau komunitas ASEAN dan melengkapi cetak biru konektivitas ASEAN atau ASEAN Connectivity.

Dengan tema 50 tahun ASEAN, kota-kota dan pemerintah daerah memberdayakan komunitas untuk ASEAN yang lebih kuat. Forum tersebut juga akan diisi banyak sesi diskusi seputar Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), agenda urban baru, pengembangan ekonomi lokal, ketahanan, kepemimpinan pemuda dan perempuan.

“Dalam forum ini juga akan dibahas, bagaimana kota-kota dan pemerintah daerah dapat memainkan peran kunci dalam cetak biru konektivitas ASEAN ini,” ungkap Bernadia.

Dikatakan Bernadia, merupakan suatu kehormatan bisa mengundang Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjadi narasumber atau pembicara di AMF ketiga. Neni akan berbicara di sesi ke-6 dengan tema Memberdayakan Perempuan dan Mempromosikan Tata Pemerintahan Inklusif yang akan digelar Kamis , 27 Juli 2017 pukul 11.00 sampai 12.30 waktu setempat.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button