Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Sistem PPDB Bikin Bingung Orang Tua 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

DPRD: Kedepan Perlu Sosialisasi kepada Masyarakat

BONTANG – Sehubungan dengan hasil inspeksi mendadak (sidak) di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 pada Senin (3/7) lalu,  Komisi I DPRD mengundang Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menjelaskan terkait permasalahan sistem bina lingkungan yang diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I Agus Haris, yang meminta perlu adanya evaluasi dan sosialisasi berkaitan sistem tersebut.

“Perlu ada sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan sistem tersebut, karena masih saja ada yang belum mengetahui dan bingung terkait informasi PPDB,” ujarnya.

Terkait dengan pelaksanaan PPDB saat ini, politisi Gerindra meminta kepada jajaran Disdik untuk menyampaikan penjelasan kepada orang tua secara terperinci supaya masyarakat menangkap dengan jelas. Sehingga untuk tahun depan, terkait sistem zonasi pada PPDB, ia meminta untuk menyusun formula lebih awal, dan selesai dua bulan sebelum pelaksanaan PPDB pada Juli 2018. Cara menyampaikan sosialisasinya dengan memanggil beberapa stakeholder untuk merumuskan bersama.

“Kedepan kita perlu duduk bersama baik RT, Lurah, Camat, dan Disdik membuka peta Kota Bontang. Lalu tetapkan titik sekolah berdasarkan wilayah, selanjutnya ada proses menghitung jarak, jumlah rencana peserta didik baru, dan jumlah daya tampung dalam rombongan belajar tersebut. Supaya semua warga merasa terakomodir,” tambahnya.

Data dari Disdik terkait lulusan SDN yakni 3.246 siswa sedangkan 1.408 siswa yang akan diterima di SMP Negeri. Jumlah ini menunjukkan bahwa akan ada siswa yang tidak tertampung dalam PPDB tahun ini. Dalam hal ini, peran sekolah swasta yaitu menampung jumlah yang tidak terakomodir dalam PPDB tersebut.

“Sekitar 1.838 siswa ini yang tidak tertampung di SMP Negeri mudah-mudahan tersebar merata di SMP swasta. Maka saya meminta kepada Disdik nantinya brosur PPDB ini bukan hanya mengenai sekolah negeri saja, melainkan informasi daya tampung sekolah swasta juga ditampilkan supaya masyarakat mengetahui besaran daya tampung sekolah swasta,” pintanya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments