Breaking News

Takut Ketangkap, Sabu Ditelan

Polisi Tangkap Pengguna dan Kurir Sabu

SANGATTA – Seorang pemuda berinisial MA (15) nekat menelan satu poket Narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,46 gram. Padahal, jika serbuk putih tersebut pecah dari kemasannya, dapat membahayakan keselamatan nyawanya.

Lantas setelah dilakukan upaya paksa untuk memuntahkan, barang haram itu pun keluar. Sementara MA langsung digiring ke Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Kepolisian Resort Kutai Timur (Polres Kutim) untuk penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian berawal saat Tim Operasional Satreskoba mendapat laporan terkait peredaran Narkoba di wilayah Sangatta awal Juli 2017. Setelah dilakukan penyelidikan, tim mendapat informasi bahwa akan dilakukan transaksi Narkoba pada Sabtu (29/7) sekira pukul 19.00 Wita. Tim pun langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) transaksi di pinggir Jalan Gang Sankis, Sangatta Utara.

“Waktu kami ke TKP, yang terlihat MA sedang duduk di motor. Saat itu posisi sabu disimpan dalam mulut. Nah waktu ditangkap, langsung ditelan pelaku. Tapi, kami upayakan untuk dimuntahkan dan berhasil,” jelas Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskoba Iptu Abdul Rauf, Senin (31/7) kemarin.

Setelah menangkap MA, lanjut dia, timnya langsung meminta pelaku menyebutkan asal barang tersebut. Setelah didesak, pelaku pun mengaku jika barang tersebut dibelinya dari Amat yang tinggal di Jalan Hasanuddin Desa Singa Gembara Sangatta Utara.

“Pelaku Amat kami amankan tanpa perlawanan di rumahnya. Setelah dikembangkan ternyata, pelaku punya jaringan dengan pengedar lainnya,” jelasnya.

Untuk Ma, kata Rauf akan dijerat dengan Pasal 112 dan 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman minimal empat tahun penjara. Sedangkan, Amat dijerat Pasal 112 dan 114 UU/35 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara.

“Tak lupa kami menghimbau peran aktif masyarakat untuk ikut memerangi Narkoba. Caranya, jika mengetahui aktivitas peredaran barang haram itu, segera laporkan. Sehingga bisa langsung ditindak,” pesan Rauf. (aj)

 

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button