Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Bupati Buka Kejurda Tenis Lapangan 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

Ajang Pemanasan Hadapi Porprov

SANGATTA- Atmosfer Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur  (Kaltim) sudah mulai terasa di Kabupaten Kutim. Hal tersebut dapat terlihat  pada pagelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Lapangan,  yang dibuka Bupati Kutim Ismunandar, Senin (14/8) lalu. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan bola tenis perdana oleh Bupati Ismunandar disaksikan ratusan undangan dan atlet yang bakal berlaga.

Kejurda tenis lapangan tersebut melombakan  berbagai  kategori. Dari  junior, senior hingga veteran. Yang digelar sejak Jumat (11/8) dan ditutup hari ini (16/8).

Pembukaan yang digelar di Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi ini dihadiri Ketua Umum Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Provinsi Kaltim  Nusyirwan Ismail, Ketua Koni Kutim Johansyah Ibrahim, Ketua Panitia lomba Tenis Lapangan Mulyadi, Dandim 0909 Sangatta, dan OPD di lingkungan Pemkab.

Bupati Ismunandar mengucapakan terima kasih atas kehadiran seluruh atlet yang sudah berpartisipasi di Kejurda kali ini. Dia berharap dari kegiatan ini masing-masing daerah sudah dapat mengukur kekuatan. Serta dapat memperkirakan posisi dan lokasi pertandingan pada Porprov Kaltim VI mendatang.

“2018 Kutim menjadi tuan rumah Porprov VI, kehadiran atlet tentu akan memberikan warna tersendiri bagi perkembangan olahraga khususnya Pelti,” jelas Ismunandar.

Ismu yang dikenal aktif didunia olahraga juga berpesan, kepada pengurus Pelti Kutim agar hasil Kejurda 2017 menjadi bahan evaluasi untuk kemajuan cabor di tahun mendatang. Pengurus Pelti harus terus melatih, memperhatikan, dan melakukan pembinaan terhadap atlet pemula.

“Jadikan hal tersebut sebagai pemicu dan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan prestasi dibidang tenis lapangan,” pinta Ismu yang juga Ketua Umum PSSI Kutim.

Sementara itu, Nusyirwan Ismail mengatakan saat ini telah terbentuk 6 pengurus Pelti kabupaten/kota termasuk Kutim. Sedangkan 3 kabupaten lainnya menunggu surat Keputusan, sementara 1 kabupaten belum memiliki pengurus karena daerah baru yang dimekarkan.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca