Advertorial

Kemas HUT RI ke-72 dengan Khitanan Massal

BONTANG – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 dikemas berbeda oleh PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI). Ya, Minggu (20/8) kemarin melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang Kesehatan, PT KNI menggelar khitanan massal bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan Nasional (PKPU) di RS Pupuk Kaltim.

General Affairs Superintendent, Rheza Zacharias K mewakili Manajemen PT KNI dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda bakti sosial yang rutin dilaksanakan PT KNI untuk masyarakat buffer zone. Di antaranya, Keluruhan Guntung, Sidrap, dan Kelurahan Loktuan.

Dengan jumlah penerima manfaat sekitar 62 anak. “Dari yang sebelumnya target kami hanya 50 anak, ternyata antusias masyarakat buffer zone sangat tinggi. Sehingga jumlah pendaftar pun meningkat,” jelasnya. Seiring berjalannya waktu, tiga tahun sudah PT KNI fokus menggelar kegiatan serupa dan telah memberikan kontribusi nyatanya kepada 250 anak penerima manfaat.

Ia mewakili PT KNI selalu berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang. “InsyaAllah, program ini tidak akan berhenti sampai di sini. Khitanan massal menjadi agenda utama PT KNI. Mohon doanya dari masyarakat Kota Bontang, khususnya warga Loktuan, Guntung, dan Sidrap. Semoga kami dapat terus melaksanakan program-program CSR untuk Kota Bontang,” ujar Rheza.

Tak lupa Rheza berpesan kepada anak-anak yang berkhitan untuk sabar melewati prosesnya serta melakukan kontrol berkala pada 22 Agustus besok di Klinik Duafa Loktuan. “Jika ada pendarahan, untuk segera di bawa ke UGD RS Pupuk Kaltim,” ucapnya memberi pesan kepada orang tua penerima manfaat.

Sementara itu, Lurah Guntung Ida Idris mengucapkan terima kasih kepada PT KNI yang telah peduli kepada masyarakat sekitar buffer zone melalui kegiatan bakti sosial khitanan massal di 2017 ini.

Dia berharap, program serupa dapat berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. “Tentunya, ini akan meringankan beban orangtua yang akan melaksanakan khitanan bagi putranya,” ucap Ida.

Semoga di tahun berikutnya, jumlah peserta yang mengikuti khitanan massal program PT KNI dapat meningkat hingga 100 anak. “Alhamdulillah, warga Sidrap pun baru merasakan bantuan ini, semoga tahun depan tetap berlanjut,” tutupnya. (ra/sos)

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button