Bontang

Soal Rehab Asrama Mahasiswa Bontang di Makassar, Sudah Didesain Tapi….

BONTANG – Kerusakan parah yang dialami asrama mahasiswa Bontang di Makassar, Sulawesi Selatan lantaran kondisi bangun yang sudah tua. Nyatanya sudah lama menjadi atensi Pemkot Bontang. Lagi-lagi badai defisit menjadi penghambat rehab dilakukan.

Informasi ini disampaikan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Baharuddin, selaku pengelola asrama mahasiswa se-Indonesia, Senin (21/8) kemarin. Kata Baharuddin,  sejak 2016 lalu, memang pihaknya sudah acap kali rapat kerja dengan  Komisi III DPRD ihwal rencana perbaikan asrama.

“Kami mau perbaiki, hanya karena kami juga tidak ada dana, makanya kami usulkan ke Komisi III lewat Pokir (pokok pikiran Anggota DPRD, Red). Tapi karena semua mengalami defisit, dan Pokir DPRD dihapuskan, makanya perbaikan tidak jadi,” katanya.

Dia mengatakan, desain perbaikan sudah mereka siapkan terkait rencana rehab di asrama. “Untuk lebih jelasnya silahkan tanya ke Dinas Pekerjaan Umum yang lebih tahu. Karena estimasi harga, konsultan perencanaan PU yang tahu,” ujarnya.

Ia menyebut, dari sekira 13 asrama mahasiswa Bontang di seluruh Indonesia, hanya ada dua kota yang tercatat sebagai aset Pemkot. Diantaranya adalah Samarinda dengan dua asrama dan di Makassar juga dengan dua asrama.

Sementara, Kabid Tata Ruang dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PU-PRK) Edi Suprapto membenarkan jika 2016 lalu pihaknya sudah menganggarkan rehab untuk asrama putra dan putri  mahasiswa Bontang di Makassar dengan nilai Rp 7 miliar.

“Sudah ada gambarnya, untuk asrama putri rehab total, dan yang putra nambah asrama karena yang lama ini kurang. Cuman kami kemarin terkendala dana, makanya dipilih mana yang lebih prioritas,” ungkapnya

Sebelumnya diberitakan, potret terkini asrama Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Makassar begitu memprihatinkan. Kondisi asrama bisa dikatakan sudah tak laik untuk dihuni. Plafon mengalami kebocoran hampir di setiap ruang. Keramik ruangan banyak yang alami kerusakan, dinding mengelupas, kayu-kayunya lapuk di makan usia. (*/nug)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button