Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Semua Kades Dapat Pendampingan Kejari 

Cegah Penyimpangan Penggunaan Dana Desa

SANGATTA – Mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa (DD), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Timur akan memberikan pengawalan dan pendampingan terhadap aparat desa. Bentuk pendampingan ini dilakukan secara serentak oleh Kejari di seluruh Indonesia.

“Sebagai tahap awal, sosialiasi akan kami lakukan besok (hari ini),” sebut Kepala Kejari (Kajari) Kutim Mulyadi.

Dikatakan, selama ini terjadi beberapa kebocoran dan penyimpangan dalam penggunaan dana desa yang dilakukan beberapa perangkat desa di Kutim. Hal ini dibuktikan dengan adanya pengungkapan beberapa kasus penyelewengan penggunaan dana desa oleh Kejari. Karenanya, Kejaksaan hadir untuk memberikan pengawalan dan pendampingan kepada perangkat desa dalam penggunaan anggaran dana desa dari pemerintah pusat.

“Kalau sudah kami dampingi masih nekat menyimpang, berarti sengaja cari masalah. Pasti langsung kami tindak,” akunya.

Mulyadi mengatakan, pengawalan dan pendampingan penggunaan dana desa ini bersifat upaya pencegahan atau preventif agar tidak ada kesalahan dalam penggunaan dana yang nilainya cukup besar ini. Terlebih banyak aparat desa yang “tidak siap” mengelola keuangan besar. Sehingga akhirnya gelap mata dan menggunakan dana tersebut di luar peruntukannya. Padahal sesuai Peraturan Menteri Pedesaan (Permen Des), penggunaan dana desa sudah diatur serinci mungkin. Sehingga jika ada penyimpangan maka akan terlihat jelas.

“Nanti setiap Kades diberikan pembekalan dan pengarahan terkait program pengawalan dan pendampingan penggunaan dana desa ini dengan menggandeng Inspektorat Wilayah (Itwil) Kabupaten Kutai Timur. Nantinya, pendampingan akan dilakukan mulai dari penyusunan perencanaan program, pelaksanaan hingga proses pelaporan pertanggungjawabannya,” papar Mulyadi. (aj)

Tags

Related Articles

Comment

Back to top button