Bontang

Terkait Asrama HMB Makassar, Wawali Minta Plafon Diperbaiki

BONTANG – Wakil Wali Kota Basri Rase mengambil langkah sigap perihal kerusakan parah yang sedang dialami Asrama Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah agar menganggarkan perbaikan sementara untuk plafon.

Kepada Bontang Post, Kamis (24/8) Basri meminta perbaikan plafon adalah yang paling mendesak sementara waktu, pasalnya jika diguyur hujan asrama mengalami kebocoran. Ia begitu prihatin melihat asrama yang berlokasi di kawasan elit Kota Daeng itu.

“Saya sendiri sudah beberapa kali ke sana ngobrol dan memang kondisi asrama sangat parah. Makanya saya sudah sampaikan kepada tim TAPD dan Bagian Umum agar dianggarkan untuk plafonnya dulu, tidak laik sekali, sangat prihatin,” ungkapnya.

Mantan anggota legislatif dua periode ini juga mengatakan, Pemkot Bontang tak menutup mata dan telinga melihat pelajar Bontang yang sedang menempuh pendidikannya di luar kota. Rencana rehab total sedianya sudah dijadwal pada 2016 lalu. Namun badai defisit yang menerpa membuat pemerintah harus mengencangkan ikat pinggang, dan memilih kegiatan yang lebih prioritas.

“Memang sebenarnya direncanakan untuk rehab total, tapi karena defisit sehingga tidak terlaksana, Makanya akan kami perbaiki dulu yang bisa,” tukasnya.

Sebagai informasi, dari sekira 13 asrama mahasiswa Bontang di seluruh Indonesia, hanya ada dua kota yang tercatat sebagai aset Pemkot. Diantaranya adalah Samarinda dengan dua asrama dan di Makassar juga dengan dua asrama.

Sementara, Kabid Tata Ruang dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PU-PRK) Edi Suprapto membenarkan jika 2016 lalu pihaknya sudah menganggarkan rehab untuk asrama putra dan putri  mahasiswa Bontang di Makassar dengan nilai Rp 7 miliar.

“Sudah ada gambarnya (desain, Red.), untuk asrama putri rehab total, dan yang putra nambah asrama karena yang lama ini kurang. Cuman kami kemarin terkendala dana, makanya dipilih mana yang lebih prioritas,” ungkapnya. (*/nug)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button