Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

DPRD akan Panggil Perusahaan

KEHADIRAN karyawan dan Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kutim saat menyampaikan aspirasi disambut beberapa anggota DPRD Kutim. Dintaranya Yulianus Palangiran, Uce Prasetio, dan Herlang Mappatiti.

Dalam tanggapannya, Herlang dengan tegas meminta perusahaan untuk memenuhi semua hak pekerja. Kerena itu merupakan kewajiban perusahaan. Sehingga kesejahteraan pekerja bisa terwujud. Bukan sebaliknya, justru mendapat kesengsaraan.

“Kami turut prihatin atas masalah ini. Yang jelas, apapun permasalahan rakyat, kami berada di depan. Kami akan dukung selama hal itu benar,” ujar Herlang.

Bahkan, politisi Hanura itu mengancam memanggil paksa pihak perusahaan jika permasalahan ini tidak diindahkan.

“Bisa dipanggil paksa. Jika tidak mau datang. Kami harus tegakkan hak legislatif. Tiga kali surati enggak mau datang, langsung dipanggil paksa,” tegas Herlang yang langsung disambut tepuk tangan.

Hal senada juga diutarakan Pimpinan Sidang, Yulianus Palangiran. Dirinya akan menyelesaikan masalah ini secepatnya. Pasalnya, ikut memfasilitasi penyelesaian persoalan buruh merupakan salah satu tanggungjawab DPRD.

“Tidak bisa tunda hak karyawan. Kami akan panggil secepatnya. Jika perlu akan kami datangin secara langsung. Dalam waktu dekat. Satu atau dua hari ini. Lebih cepat lebih baik. Karena persoalan karyawan adalah persoalan kami juga. Lebih baik mundur (dari DPRD) jika tidak mau memperjuangkan rakyat,” kata Yulianus.

Perusahaan yang mengabaikan haknya memang laik diberikan pelajaran. Sebab, keberadaannya di Kutim bertujuan untuk mensejahterakan, bukan sebaliknya.

“Bukan berarti datang untuk menyengsarakan masyarakat. Tapi harusnya memberdayakan. Jangan tertawa diatas penderitaan. Jadi kami akan secepatnya menyelesaikan masalah ini,” katanya. (dy)

Tags

Related Articles

Comment

Back to top button