Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Bontang

Plt Sekda Resmikan ‘Kotaku’

Fokuskan di RT 27 Loktuan, Sasar 4 Item Pembangunan

BONTANG – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kali ini menyasar RT 27 Kelurahan Loktuan. Program tersebut diresmikan oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Artahnan Saidi pada Sabtu (16/9) lalu melalui peletakan batu pertama.

“Tujuan program Kotaku adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan,” kata Artahnan dalam sambutannya.

Terdapat lima indikator dalam keberhasilan Kotaku yaitu peningkatan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan perkotaan, penurunan luasan permukiman kumuh, terbentuknya dan berfungsinya kelembagaan yaitu Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), penerima manfaat puas dengan kualitas infrastruktu, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong penghidupan berkelanjutan.

Strategi dasar yang ditempuh dari program buatan pemerintah pusat ini meliputi kolaborasi seluruh pelaku pembangunan dalam penanganan permukiman kumuh, baik melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dan stakeholder seperti LSM, akademisi, lembaga donor, serta kalangan swasta.

“Tentu saja membantu kita dalam menyukseskan program penanggulangan kemiskinan di kota Bontang,” tambahnya.

Pemkot berharap program ini tidak hanya menyasar 5 kelurahan yang ada di kota Taman, tetapi merata di 10 kelurahan lainnya. Oleh karena itu, Pemkot akan menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Saya harap koordinasi dan komunikasi dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai bantuan pembangunan dari pemerintah pusat lainnya bisa diperoleh dan kita manfaatkan sebaik-baiknya demi kemaslahatan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Satker PIP Kotaku Salasiah mengatakan program ini bertujuan untuk mengubah kualitas perumahan dari kumuh menjadi layak huni. Fokus di Kelurahan Loktuan dipilih RT 27 setelah melalui musyawarah dan proses identifikasi antara BKM, fasilitator dan perwakilan warga.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Comment

Back to top button