Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Advertorial

Diskes-KB Sosialisasi Uji Coba Sistem Manual Rujukan 

Harap Zero Kematian Ibu dan Bayi

BONTANG – Upaya mengatasi permasalahan dan pencegahan kematian ibu dan bayi di Kota Bontang, terus dilakukan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Uji Coba serta Pembangunan Komitmen Sistem Manual Rujukan Material Perinatal selama dua hari, 26-27 September di Hotel Oaktree.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga & Gizi Diskes-KB Nur Asma, SKM, M.Kes menjelaskan tujuan utama sistem manual rujukan, digagas dalam rangka penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Taman. Dengan menghadirkan tiga narasumber, diantaranya Konsultan Sistem Kesehatan Daerah (SKD) KPMAK FK UGM Yogyakarta, dr Sitti Noor Zaenab, M.Kes, dr Khairul Amin Dalimuthe, Sp.OG yang merupakan Pokja Manual Rujukan Material Perinatal, dan dr Heny Ratnawati dari BPJS Kesehatan Cabang Bontang.

Nantinya, uji coba akan dilakukan selama tiga bulan, terhitung September hingga Desember mendatang, serta akan dilakukan evaluasi pelaksanaan, dan dilanjutkan dengan mengimplementasikan secara terus menerus. Diharapkan, melalui sistem ini tidak ada lagi pasien (ibu hamil) yang menggunakan sarana kesehatan berpindah-pindah

“Belum selesai di Rumah Sakit (RS) A, dirujuk ke RS B, dirujuk lagi ke RS C. Dengan sistem ini, semua sudah tertata. Kasus-kasus kehamilan pun sudah terbagi dalam dokumen manual rujukan tersebut. Misalnya, ibu hamil dalam kehamilannya tidak bermasalah, tapi saat melahirkan bermasalah. Jadi menggunakan sistem rujukan elektif, untuk melihat kasus-kasus yang ada,” paparnya.

Senada dengan dr Khairul Amin Dalimuthe, Sp.OG. Sosialisasi ini merupakan salah satu solusi untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kota Bontang. Mengundang petugas kesehatan dari puskesmas, rumah sakit, klinik swasta, bidan-bidan praktik swasta, Diskes-KB, perangkat pemerintahan (camat dan lurah se-Bontang), tokoh masyarakat, hingga kader PKK.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button