Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Advertorial

Badak LNG Raih Subroto Awards Kategori Keselamatan Migas 

Berpedoman SHEQ, Capai 90.229.926 Juta Jam Kerja Aman

JAKARTA – Badak LNG kembali meraih prestasi pada Rabu (27/9). Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto dalam rangka memperingati hari jadi pertambangan dan energi ke-72. Bertempat di Ballroom XXI Djakarta Theater, Badak LNG berhasil meraih Penghargaan Subroto kategori “Penghargaan Keselamatan Migas dengan Kriteria Jam Kerja Aman”. Director & COO Badak LNG, Yhenda Permana menerima langsung penghargaan tersebut.

Penghargaan keselamatan migas ini menambah daftar penghargaan sejenis yang pernah diraih Badak LNG. Sebelumnya, 29 Agustus lalu, Badak LNG kembali meraih penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha IV karena telah mampu mencapai 87.114.294 jam kerja tanpa kehilangan hari kerja karena kecelakaan pada periode 9 Desember 2006 hingga 31 Maret 2017, berdasarkan Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi No.516.K/38/M.PE/1989 tanggal 29 Mei 1989.

Penghargaan Subroto digelar oleh Kementerian ESDM untuk pertama kali diberikan kepada instansi maupun perorangan yang dinilai berjasa dalam pengembangan energi dan sumber daya mineral. Seperti diketahui, Subroto merupakan Mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1978-1988. Pria kelahiran 19 September 1923 ini dikenal sebagai salah satu tokoh yang memajukan bidang energi Indonesia.

Penghargaan Subroto meliputi lima kategori penghargaan, yaitu Kategori Penghargaan Pengelolaan Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lindungan Lingkungan (K3LL) Panas Bumi, Kategori Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN), Kategori Penghargaan Wartawan Energi, Kategori Penghargaan Keselamatan Migas, dan Kategori Penghargaan Inovasi Energi.

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Badak LNG selalu berpedoman pada kebijakan Safety, Health, Environment & Quality (SHEQ). Untuk mengimplementasikannya, perusahaan yang telah mengapalkan lebih dari 9,140 kargo LNG sejak 1977 hingga 5 September ini membuat Sistem Manajemen SHEQ yang dinamakan Badak LNG SHEQ Management System & Attitude Reinforcement Technique (BSMART) yang merupakan integrasi dari sistem terdahulu yaitu SHEQ-MS yang mengatur aspek keselamatan, kesehatan, lingkungan, dan kualitas. Diterapkan sejak 2006, BSMART melibatkan seluruh pekerja sebagai ujung tombak dalam penerapan aspek-aspek SHEQ di lingkungan perusahaan.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button