Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]gpost.id
Bontang

Temukan Ratusan Keanggotaan Ganda Parpol

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang menemukan sekitar 500 lebih keanggotaan ganda partai politik (Parpol) saat penelitian administrasi yang dimulai sejak Rabu (1/11). Divisi Hukum KPU Saparuddin mengatakan, kegandaan dialami oleh 17 Parpol yang lolos dokumen. “Semuanya ada yang ganda,” kata Saparuddin saat ditemui Bontang Post di Sekretariat KPU, kemarin (2/11).

Saat ini, petugas KPU melakukan aksi turun ke lapangan guna mengkonfirmasi temuan ganda anggota Parpol terebut. Nantinya, orang yang didaftarkan oleh dua Parpol atau lebih untuk menentukan menyandang jabatan anggota di Parpol yang mana.

“Otomatis yang tidak dipilih jumlah anggota yang didaftarkannya akan berkurang. Ke depan mereka (pengurus Parpol, Red.) diharuskan mengganti jumlah yang berkurang akibat temuan kegandaan tersebut setelah penelitian administrasi ini selesai,” tambahnya.

Menurutnya, jikalau jumlah anggota yang didaftarkan tinggi, maka potensi kegandaan semakin banyak. KPU sendiri membagi jajarannya menjadi 6 tim guna percepatan proses penelitian administrasi. Dari enam tim tersebut ditargetkan pelaksanaan rampung dalam waktu 10 hari. “Sehari bisa sampai konfirmasi 10 orang yang tercatat ganda,” terangnya.

Temuan petugas KPU yang diperoleh di lapangan ialah pihak tersebut masih dalam waktu bekerja, melakukan perjalanan keluar kota, rumah tak berpenghuni, pindah domisili, serta hanya menjadi ikut Parpol tertentu tetapi tidak menjadi anggota.

Di samping itu, terjadi pula kegandaan di internal dalam satu Parpol berupa tercatat data rangkap, data tidak sesuai antara salinan KTA atau KTP dengan formulir F2, serta data kabur akibat proses fotocopy yang tidak jelas. “Kalau itu, kami minta nanti langsung diganti,” tuturnya.

KPU Bontang akan melakukan proses penelitian administrasi hingga 15 November mendatang. Dalam penelitian administrasi tersebut, KPU mengecek 4 hal yang dilarang dalam parpol, di antaranya TNI, Polri, PNS dan orang yang belum 17 tahun.  “Kalau anggota Parpol yang datanya tercatat sebagai anggota Polisi dan PNS hanya belasan,” tukasnya. (*/ak)

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button