Bontang

Sarang Lebah Bikin Resah

BONTANG – Dinilai menghawatirkan, sarang lebah di kawasan permukiman warga kembali berantas Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), Selasa (7/11) malam lalu. Kali ini, pembasmian sarang lebah dengan jenis tawon tanah itu dilakukan di belakang rumah warga bernama Yoyok, di Jalan Alexander, RT 07, Nomor 17, Kelurahan Berebas Tengah, Bontang Selatan.

Menurunkan 15 personel yang terdiri dari 2 komandan pleton (danton), 4 orang eksekutor, 2 orang orang fire documenter, 2 orang tenaga medis, dan 5 orang petugas pembantu perlengkapan, sarang tawon berhasil dimusnahkan dengan lancar dan cepat. Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), petugas tampak berhati-hati saat mengeksekusi lokasi sarang tawon yang berada di ketinggian itu.

“Kami mendapat laporan pukul 18.04 Wita. Setelah malakukan survei, malam pukul 20.00 Wita kami berangkat ke lokasi. Penanganan dimulai pukul 20.40-20.50 Wita,” terang Plt Kasi Pencegahan dan Penyuluhan Disdamkartan, Yuli Masriantika.

Dijelaskan Yuli, alasan dilaksanakannya eksekusi pada malam hari lantaran tawon tanah ini tidak seagresif seperti di siang hari. Selain itu, juga memperhatikan keselamatan warga setempat. Adapun media yang digunakan saat eksekusi, yakni dengan cara membakar sarangnya.

“Dalam eksekusi ini, kami menurunkan dua unit mobil. Pertama mobil fire mini untuk mengangkut peralatan, dan kedua satu unit mobil untuk petugas rescue. Kali ini kami tidak menurunkan mobil kebakaran seperti biasanya karena di lokasi penanganan, sudah tersedia bak air besar milik pemilik rumah. Sehingga ketika terjadi apa-apa, kami bisa memanfaatkan bak air tersebut,” tuturnya.

Salah satu warga Andi (31) yang turut menyaksikan pembasmian sarang tersebut mengaku merasa tenang, melihat sarang yang sudah dibasmi. Pasalnya, jika terus dibiarkan bukan tidak mungkin ada korban. “Setahu saya tawon tanah itu berbahaya. Jadi kami bersyukur sudah dibasmi,” tukasnya. (bbg)   

Tags

Related Articles

Back to top button