Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

“Kami Belum Bisa Berbuat Lebih”

SANGATTA – Banjir di Desa Sepaso Selatan, Bengalon, masih menyita perhatian masyarakat Kutim. Banjir tersebut dianggap bakal terus hadir, dan merupakan kejadian rutin. Sejauh ini, Pemkab Kutim hanya sebatas bisa membantu lewat sembako.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Irawansyah mengatakan, musibah banjir yang terjadi di wilayah Desa Sepaso tersebut merupakan luapan air hulu Mahakam. Sementara kawasan tersebut merupakan dataran yang tergolong rendah, sehingga ketika hujan deras datang banjir tak dapat terhindarkan.

“Kami tidak bisa berbuat jauh saat ini. Di sana (Sepaso Selatan) merupakan salah satu kawasan yang rawan banjir di Kutim. Bila datang musimnya, maka banjir bisa lama merendam permukiman warga. Itu terjadi tiap tahun, kami sudah tahu,” ungkap Irawansyah saat ditemui, Kamis (30/11).

Lantas, lanjut mantan sekretaris DPRD Kutim itu, pihak pemkab hanya bisa membantu memberi sembako kepada para korban. Hal itu memang yang paling dibutuhkan para korban banjir, sebab sembako sulit didapat bila warga terpenjara oleh banjir.

Diketahui, banjir belum menunjukkan indikasi mereda sejak sepekan terakhir. Di Bengalon, Desa Sepaso Selatan merupakan kawasan yang paling parah terdampak banjir. Yakni, hingga ketinggian pinggang orang dewasa.

Tercatat sekira lima RT dari 80 rumah warga yang terdampak banjir.  Lokasi bencana tersebar di Jalan M Yusuf, Jalan Pemuda, Jalan Sebangkok, Jalan 10 November, Sei Aji, Sei Kacong dan wilayah lainnya.

Ancaman lainnya, yakni serangan buaya dan material berbahaya yang hanyut dibawa arus banjir. Seperti yang dilaporkan Kepala Markas PMI Kutim, Wilhelmus, seorang bocah 11 tahun sempat tertusuk besi pada bagian kaki ketika bermain di depan rumahnya yang hanyut.

“Kena saat mencari ikan di depan rumah, ada besi yang tidak terlihat. Maka kami berikan pertolongan pertama lalu dibawa ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut,” terang lelaki yang karib disapa Ewil itu.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button